|

Dolly Simbolon Calon Kuat Ketua FKPP Asahan, Ini Sekilas Tentang Dirinya

Dolly Dien Simbolon

INILAHMEDAN - Asahan: Dolly Dien Simbolon digadang-gadang maju pada pemilihan ketua FKPPI Asahan. Bahkan Dolly salah satu calon kuat.

Terlahir sebagai anak perwira yang identik dengan gaya hidup hedonis, namun tidak untuk Dolly. Dia bahkan tampil sederhana dan ramah terhadap siapa saja.

Di era tahun 90-an nyaris tak ada yang tidak mengenal almarhum Kolonel Aminuddin Simbolon, orang tua Dolly Simbolon. Di eranya, beliau merupakan pimpinan Kasaspol dan juga sempat menjabat Ketua DPRD Asahan.

Biasanya anak pejabat tampil glamour dan hidup mewah. Namun predikat itu tidak terlihat di diri Dolly. Justeru suami dari Ayu itu tampil sederhana dan senang bergaul dengan beragam status sosial tanpa membeda-bedakan.

Sifatnya yang senang memberi dan membantu kawan yang memerlukan pertolongan tak berubah hingga kini. Dipastikan saat itu, Mak Doly sebutan akrabnya, selalu menjadi harapan kawan-kawannya.

Senang bergaul dari satu tongkrongan ke tongkrongan lainnya memang sudah menjadi kebiasaannya. Dolly sering menjadi donatur kawan-kawan mainnya saat itu.

Senyum ramahnya selalu mengembang setiap orang yang menyapanya. Profesi jurnalis yang digelutinya saat ini dapat menangkap peluang yang ada untuk menjadi nakhoda di organisasi kepemudaan di Asahan.

Awalnya, Dolly tak pernah berpikir untuk menjadi ketua di organisasi anak kolong itu. Darah TNI yang mengalir di tubuhnya seakan menggelora untuk berkecimpung di dalamnya. Meskipun hanya sebatas ketua rayon.

Namun adrenalinnya bergejolak setelah sempat beredar isu 'anak angkat'. Dolly tertantang mendengar isu yang mengatakan dirinya bukan anak Kolonel Aminuddin Simbolon. Tapi hanya anak angkat dan bukan anak seorang TNI.

Isu 'anak angkat' akhirnya menyebar. Itu juga yang menjadi pemantik api kebangkitan. Para senior dan sesepuh dari organisasi tertua itu merasa terpanggil untuk angkat bicara.  Mereka merasa ada yang janggal dengan isu itu dan perlu diselesaikan.

Kemudian mulailah dilakukan rapat kecil beberapa pengurus. Bahkan, beberapa senior terkesan berang dengan isu anak angkat itu. Mereka menilai itu merupakan cara-cara kotor untuk membunuh karakter seseorang.

Akhirnya beberapa pengurus dan para senior berkeinginan ada perubahan. Meski saat ini FKPPI jaya dan berkibar di Asahan, tapi mereka ingin lebih berkibar lagi.

Apalagi sebentar lagi akan dilakukan pegantian nakhoda di organisasi tersebut. Beberapa pengurus dan senior menjatuhkan pilihan kepada Dolly Simbolon. Mereka menilai Dolly layak memimpin dan mampu mengkibarkan panji organisasi lebih mentereng dari para pendahulunya.

"Tegas dalam bertindak dan bijak dalam bernegosiasi, ada salah satu sifat Dolly," ujar salah seorang warga Asahan yang cukup lama mengenal Dolly.(imc/adlin)


Komentar

Berita Terkini