-->
    |

Akhyar Tak Dapat Berjanji Pemko Bantu Pembangunan Rumah Ibadah


INILAHMEDAN - Medan: Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengajak seluruh jamaah masjid bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

"Salah satunya dengan mengenakan masker, terutama ketika melakukan aktifitas di luar rumah," kata Akhyar Nasution usai meresmikan Masjid Al Ihsan Jalan Pancing II, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (18/06/2020).

Dengan kerja sama semua pihak, khususnya para jamaah masjid, Akhyar berharap pademi Covid-19 cepat berlalu.

Kata Akhyar, pandemi Covid-19 berdampak luar biasa terhadap perekonomian. Termasuk keuangan Pemko Medan. Oleh karenanya, Akhyar tidak dapat berjanji untuk membantu pembangunan rumah-rumah ibadah di Kota Medan.

"Tahun ini saya tidak bisa berjanji untuk menyalurkan bantuan pembangunan rumah-rumah ibadah. Apabila pandemi Covid-19 berlalu, insya Allah tahun depan bantuan akan kita salurkan kembali. Untuk itu mari kita bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan ini," katanya.

Peresmian Masjid Al Ihsan ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan Akhyar didampingi Asisten Umum Setdako Medan Renward Parapat, Camat Medan Tembung Ahmad Barli Nasution, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Otnil Siahaan, Ketua BKM Al Ihsan Abdul Manan serta Kabag Agama Adlan serta sejumlah tokoh masyarakat.

Akhyar menjelaskan, pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 dapat dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker.

"Tidak ada teori apapun kecuali memakai masker. Memang tidak nyaman tapi ini penting mencegah kita tertular ataupun menularkan kepada orang lain," ungkapnya.

Ketua BKM Al Ihsan Abdul Manan menjelaskan pembangunan Masjid Al Ihsan sudah berlangsung selama 2 tahun.

Ke depan, imbuhnya, akan dilakukan perluasan lahan masjid, pembangunan teras depan dan belakang serta madrasah untuk mengatasi buta Alquran warga sekitar masjid.

"Kita perkirakan pembangunan keseluruhannya sekitar Rp1,73 miliar," ungkapnya. (imck)
Komentar

Berita Terkini