|

Bupati Karo dan Dandim Dipanggil Presiden ke Rakornas Karhutla


INILAHMEDAN - Medan: Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara dipanggil Presiden Jokowi untuk menerima pengarahan dalam Rakornas mengatasi Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) di Jakarta, Kamis (06/01/2020).

Turut juga dalam rombongan Bupati antara lain Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Riadil Akhir Lubis dan Kabid Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD Karo Nius Abdi Ginting.

Menurut Terkelin, Presiden Jokowi dalam arahannya  mengatakan Rakornas upaya peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan agar pejabat mengetahui tolak ukur mengatasinya.
     
"Aturan main itu tetap masih berlaku. Bagi yang tak mampu mengatasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan, Presiden Jokowi akan mencopot pimpinan Polri-TNI di wilayah kejadian," katanya.
     
Menurut Terkelin, Presiden memberi warning kepada pimpinan daerah yang wilayahnya rawan terjadi karhutla, seperti Riau, Jambi, Sumut, Sumsel, Kalsel, Kalbar, Kalteng dan Kaltim.
   
Kebakaran terjadi pada umumnya, motif ekonomi, unsur sengaja, pembukaan  lahan biaya relatif  paling murah dan perubahan iklim. Untuk itu manfaatkan para babinsa mengedukasi masyarakat agar tahu dampak  kebakaran hutan dan lahan.
     
Menyikapi arahan Presiden RI ini, Terkelin mengatakan sudah mempunyai strategi karena Kcbupaten Karo selama ini tetap dalam antisipatif kebakaran hutan dan lahan serta terus rutin menyampaikan imbauan kepada masyarakat.
     
"Melalui tulisan di spanduk-spanduk yang dipasang di 17 kecamatan se-Kabupaten Karo serta sejumlah titik yang rawan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan guna menghindari terjadinya kebakaran," ujar Terkelin.
     
Sedangkan aspek teritorial, ujarnya, diserahkan kepada Kodim 0205/TK melalui Koramil untuk tetap memantau wilayah yang rawan kebakaran. Kemudian terkait penegakan hukum,  Pemkab Karo sepenuhnya  mendukung kinerja Kapolres Karo dalam melakukan preventif maupun reprensif terhadap pelaku Karhutla.(imc/nem)
Komentar

Berita Terkini