-->
    |

Stand Kedai Kita di Pasar Tradisional Medan Tekan Spekulan Mainkan Harga Bahan Pokok

Kepala Cabang II PD Pasar Kota Medan Jalil Muhammad

INILAHMEDAN - Medan: Keberadaan stand Kedai Kita yang berada di pasar-pasar tradisional berhasil menekan laju kenaikan harga kebutuhan bahan-bahan pokok di Medan. Terlebih-lebih menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan.

"Alhamdulilah, harga kebutuhan bahan pokok di Medan tetap stabil sampai saat ini. Termasuk menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru kemarin," kata Kepala Cabang {Kacab) II PD Pasar Kota Medan Jalil Muhammad kepada pers di Medan, Rabu (08/01/2020).

Menurut Jalil, stabilnya harga kebutuhan bahan pokok di pasar-pasar tradisional - terutama pasar yang di bawah naungan PD Pasar Kota Medan - karena dibukanya stand Kedai Kita yang sudah setahun lebih digagas Pemerintah Kota Medan. "Stand Kedai Kita juga mampu menekan permainan para spekulan dalam mempermainkan harga," katanya.

Jalil menegaskan, keberadaan stand Kedai Kita sangat bermanfaat bagi masyarakat menengah ke bawah karena menawarkan harga-harga yang jauh lebih murah. Apalagi disaat masyarakat membutuhkan kebutuhan bahan pokok dalam jumlah yang lebih besar dari hari-hari bisa seperti menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan.

"Bahkan para pedagang yang akan berspekulan memainkan harga akan khawatir karena adanya Kedai Kita yang bisa dijadikan pembanding harga," katanya.
Kepala Pasar Petisah Tahap II Basiruddin dan Ketua Pelindung Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu (P4B) Pasar Petisah Suwarno saat meninjau stand Kedai Kita di Pasar Petisah, Rabu (08/01/2020).(foto: bsk)

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru kemarin misalnya. Berdasarkan hasil pemantauan pihaknya atas instruksi Dirut PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya, kata Jalil, harga kebutuhan bahan pokok di pasar-pasar tradisional di bawah pengawasan Cabang II PD Pasar Medan cukup stabil.

"Seperti di Pasar Petisah, harga-harga di sana relatif stabil dan tidak ada lonjakan berarti. Meski pun ada, karena tingginya permintaan. Mekanisme pasarnya memang seperti itu. Tapi masih dalam batas wajar," katanya.

Kepala Pasar Petisah Tahap II Basiruddin membenarkan keberadaan stand Kedai Kita mampu menekan laju kenaikan harga kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional yang menjadi pengawasannya.

"Mulai tanggal 25 sampai 31 Desember kemarin saja misalnya (Natal dan menjelang Tahun Baru), harga kebutuhan bahan pokok relatif stabil. Walau ada kenaikan tapi tidak berdampak. Ini biasa karena pada waktu itu permintaan cukup tinggi karena menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Tapi secara umum harga kebutuha  pokok di Pasar Petisah cukup stabil," kata Basiruddin saat ditemui di Basement Pasar Petisah Medan, Rabu (08/01/2020).

Sementara itu Ketua Pelindung Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu (P4B) Pasar Petisah Medan Suwarno sangat mengapresiasi PD Pasar Kota Medan - yang merupakan perpanjangan tangan Pemko Medan dalam penataan pasar - atas hadirnya stand Kedai Kita di sejumlah pasar, khususnya Pasar Petisah Tahap II.

"Adanya Kedai Kita dapat menekan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. Kita sangat mengapresiasi kepada PD Pasar Kota Medan selaku perpanjangan tangan Pemko Medan dalam hal penataan pasar termasuk juga yang memasilitasi Kedai Kita," kata pedagang kelapa ini saat ditemui di standnya, Rabu (08/01/2020).

Menurut Suwarno, sebelum berdirinya stand Kedai Kita, harga kebutuhan bahan pokok sulit diprediksi. "Kalau dulu ngeri-ngerilah harganya. Apalagi pas mau perayaan hari besar keagamaan. Tapi sejak Kedai Kita berdiri, ada semacam pembanding harga sebelum masyarakat berbelanja," kata pedagang kelapa yang sudah puluhan tahun berjualan di Pasar Petisah ini.(imc/bsk)




Komentar

Berita Terkini