-->
    |

Mendagri: Bonus Demografi Angkatan Kerja Tantangan ke Depan

Mendagri Tito Karnavian

INILAHMEDAN - Medan: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) HM Tito Karnavian mengatakan bonus demografi, angkatan kerja yang besar ditambah angka harapan hidup menjadi tantangan bangsa ini ke depan.

"Kalau situasi ini tidak difasilitasi, angka pengangguran cukup besar. Oleh karena itu peningkatan kualitas SDM sangat dibutuhkan dalam menghadapi peluang dan tantangan bonus demografi,” Tito Karnavian saat menerima dan menyerahkan Salinan Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang peresmian dan pengangkatan pimpinan DPRD Provinsi 2019 - 2024 di kantor Kemendagri, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, pemerintah melalui visi-misi Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin telah membuat program prioritas pembangunan nasional yang bertumpu pada lima aspek. Yakni pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, reformasi birokrasi dan transformasi ekonomi.

Bonus demografi merupakan sebuah tantangan sekaligus peluang yang akan dihadapi bangsa Indonesia pada 2030 - 2040. Indonesia akan mengalami masa bonus demografi yakni jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif. Kondisi ini membutuhkan SDM unggul untuk menghadapi tantangan tersebut. 

"Bapak Presiden memahami betul masalah-masalah bonus demografi, masalah SDM dan lain sebagainya. Sehingga program Bapak Presiden ini terkait dengan SDM, investasi, semua yang terkait peluang dan tantangan dalam menghadapi bonus demografi,” ujarnya.

Terkait dengan pertumbuhan ekonomi, Tito meyakini diperlukan adanya sinergi program yang dilakukan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memanfaatkan uang negara dan implementasi kebijakan investasi. Dengan demikian, kebijakan sinergi tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang ideal.

“Pertumbuhan ekonominya harus di atas 5 persen, kemudian stabilitas politiknya. Untuk mencapainya, diperlukan pengelolaan APBN dan investasi yang harus sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” pungkasnya. (rel/zoy)

Komentar

Berita Terkini