-->
    |

Kasus Bangkai Babi di Medan, Pemko Harus Beri Penjelasan ke Masyarakat

Anggota DPRD Medan Sudari

INILAHMEDAN - Medan: Pemerintah Kota Medan perlu melakukan klarifikasi ke masyarakat pasca ditemukannya ribuan bangkai babi di sejumlah sungai, laut Belawan dan Danau Siombak, diduga terinfeksi virus kolera babi.

"Masyarakat perlu adanya kepastian dari pemerintah kota soal heboh ditemukannya bangkai babi," kata anggota DPRD Medan Sudari di Medan, Selasa (19/11/2019).

Menurut politisi PAN Kota Medan ini, dampak ditemukannya ribuan bangkai babi mengakibatkan masyarakat nelayan di Belawan dan pedagang ikan basah merugi. Sebab dikhawatirkan bangkai babi yang ditemukan di laut Belawan mengakibatkan ikan-ikan terpapar virus kolera babi.

"Alhasil masyarakat keburu phobia (ketakutan berlebihan) mengkonsumsi ikan basah menyusul ditemukannya bangkai babi itu," katanya.

Idealnya, kata Sudari, Pemko Medan menggandeng kalangan ahli maupun akademisi menuntaskan mata rantai penyebaran virus kolera babi dan memberikan rasa aman bagi warga khususnya Kota Medan.

Bendahara F-PAN DPRD Medan ini juga menyayangkan komitmen instansi terkait karena Pemko Medan sebelumnya telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2010 tentang Larangan Hewan Ternak Kaki Empat. 

"Bukan hanya ternak babi. Bila memang perda tersebut konsisten dijalankan, insiden yang sempat menghebohkan warga di ibu kota Sumut ini mungkin tidak akan terjadi," timpalnya.

Legislator berlatar belakang praktisi industri tersebut juga mengapresiasi jajaran kepolisian yang membekuk salah seorang oknum penarik becak bermotor (betor) yang kedapatan membuang bangkai babi di parit di Dusun II, Desa Helvetia, Sunggal, Deliserdang.

"Ini hal serius. Dengan dibekuknya oknum penarik betor yang hanya mendapatkan upah tersebut seyogianya menjadi pintu masuk bagi kepolisian untuk mengusut siapa yang menyuruh dan siapa oknum peternak babi yang nakal tersebut agar segera diproses hukum. Sebab setiap warga negara sama di mata hukum," pungkasnya.

Kasus dibuangnya bangkai babi bukan cuma di sungai, tapi ada juga yang dibuang di jalanan Kota Medan, Sumut. Ada 3 ekor bangkai babi dalam karung goni ditemukan di kawasan Jalan Gedung Arca, Medan. (imc/bsk)
Komentar

Berita Terkini