-->
    |

Kinerja Kadisbud Tidak Perlihatkan Dukung Kepemimpinan Wali Kota

Anggota DPRD Medan Hendra DS

INILAHMEDAN - Medan: Kalangan DPRD Medan meminta Wali Kota Medan mengevaluasi kinerja OK Zulfi sebagai Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kota Medan karena tidak memperlihatkan upaya mendukung kepemimpinan Dzulmi Eldin di tahun terakhir masa jabatannya.

“Cari orang yang paham tentang kebudayaan, sekaligus mau bekerja keras,” kata anggota DPRD Medan Hendra DS dan Ilhamsyah, Jumat (06/09/2019).

Menurut keduanya, saat ini Dinas Kebudayaan tidak berupaya menyajikan kegiatan kesenian yang berkualitas, dan tidak sekadar menampilkan kesenian yang bersifat hiburan.

"Harusnya Disbud mempunyai fungsi pembinaan terhadap kesenian," kata Hendera.

Padahal jika Disbud berupaya maksimal, kata Hendra, pembangunan di bidang kesenian dan kebudayaan menjadi nilai lebih di akhir masa jabatan Dzulmi Eldin sebagai Wali Kota. 

Hendra berharap semua OPD Pemko Medan berupaya semaksimal mungkin menghasilkan kerja-kerja yang lebih berkualitas sebagai wujud dukungan terhadap kepemimpinan Dzulmi Eldin.

Namun yang dilakukan Kadisbud, khususnya Bidang Kesenian, malah dinilai bertolak belakang. “Tidak terlihat keseriusan Disbud menghasilkan kinerja berkualitas. Contohnya Festival Multietnis yang menghabiskan anggaran lebih setengah miliar itu tak lebih hanya sebuah acara hiburan saja,” ujar Hendra. 
Ditegaskannya, Disbud mempunyai fungsi pembinaan terhadap kesenian dan kebudayaan. Dengan demikian, pagelaran seni yang dilakukan Disbud semestinya bukan penampilan seni sebagai hiburan. Melainkan berupaya menggali dan menampilkan nilai-nilai luhur yang dikandung dari sebuah karya seni dan bisa menjadi panutan masyarakat di dalam kehidupan.

"Artinya pagelaran seni yang disajikan Disbud mesti lebih bermutu dibanding pagelaran seni yang dilakukan OPD lainnya,” katanya. 

Hal senada dikemukakan Ilhamsyah. Menurut dia, pembentukan Majelis Kesenian Medan (MKM) dan Dewan Kesenian Medan (DKM) oleh Wali Kota Medan melalui Perwal No 10/Tahun 2015 merupakan tekad Wali Kota agar kegiatan pembangunan kesenian yang dikelola Disbud bisa lebih berkualitas. 

Kenyataannya, kata Ilhamsyah, Kadisbud dan Bidang Kesenian tidak memanfaatkan keberadaan MKM dan DKM sebagaimana mestinya.

"Padahal anggaran untuk pagelaran kesenian itu relatif besar,” ujar Ilhamsyah. (imc/bsk)

Komentar

Berita Terkini