|

Warga Miskin Buntu Pane akan Surati Presiden Soal Dana RTLH

Warga Dusun VIII, Desa Lestari, Kecamatan Buntu Pane, Asahan, menunjukkan rumahnya karena layak mendapat bantuan dana TRLH namun dana itu hingga kini belum juga diterimanya dari Koordinator RTLH Kecamatan Buntu Pane.(foto/zainal arifin)


INILAHMEDAN - Asahan: Warga miskin di Dusun VIII, Desa Lestari, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, berencana akan menyurati Presiden Jokowi karena program bantuan dana perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) dari Dinas Sosial Pemkab Asahan yang seharusnya mereka terima tapi tidak disalurkan.

"Dalam waktu dekat kami akan menyurati Presiden terkait tidak tersalurnya dana tersebut," kata Asber Pasaribu dan Herta, warga Desa Lestari kepada wartawan, Ahad (11/08/2019).

Menurut Asber, dana RTLH yang diperuntukkan buat warga miskin sebesar Rp6 juta per kepala keluarga. Namun sampai saat ini dana itu belum juga disalurkan Koordinator RTLH Kecamatan Buntu Pane berinisial MF.

"Ada banyak kepala keluarga yang seharusnya menerima dana tersebut," timpal Kepala Dusun VIII, Marbun.

Kepala Seksi Kesejahteraan Kecamatan Buntu Pane, Musdi, mengatakan hingga Agustus 2019 MF belum juga memberikan laporan pertanggungjawaban penyaluran dana RTLH meski meski pihaknya berulang kali meminta.

"Berulang kali kami ingatkan untuk membuat laporan penyaluranan dana tersebut. Kita akui jika MF mendapat mandat dari Camat Buntu Pane," kata Musdi.

Sementara itu Camat Buntu Pane Ruslan Sitorus mengaku telah memanggil MF dan P untuk dimintai keterangannya selaku koordinator RTLH.

Sekretaris Camat Buntu Pane, Rambe, mengaku ada sekitar 130 kepala keluarga di Kecamatan Buntu Pane mendapat bantuan dana RTLH tahun anggaran 2018.

"Ada 11 kepala keluaraga lagi yang belum menerima dana RTLH tersebut," kata Rambe seraya mengatakan kasus itu telah dilasporkan warga ke Polres Asahan. (imc/zainal)



Komentar

Berita Terkini