INILAHMEDAN - Simalungun: Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menghadiri pelantikan pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Simalungun masa bakti 2026–2031 di Balei Harungguan Kantor Bupati Simalungun, Jumat (16/10/2026).
Pelantikan dipimpin Ketua Umum KORMI Sumut Muhammad Daffasya Adnan Sinik.
Dalam arahannya, Muhammad Daffasya Adnan Sinik, menegaskan kedudukan resmi KORMI berdasarkan UU Keolahragaan Nasional.
"Kedudukannya KORMI disetarakan dengan KONI dan KOI. Hanya ada tiga organisasi resmi olahraga di Indonesia: KONI, KORMI, dan KOI.," tegas Daffasya.
Daffasya memaparkan KORMI tidak hanya bergerak di bidang olahraga, tetapi juga mendukung perekonomian daerah melalui pengembangan UMKM alat olahraga tradisional yang kini telah dipasarkan hingga ke mancanegara.
Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bernostalgia dengan permainan tradisional masa kecil yang kini dinaungi KORMI, seperti permainan gasing, permainan bulu ayam, dan lompat karet.
"Permainan-permainan itu sarat filosofi. Kalau tidak dijaga dan ditunjukkan, akan hilang ditelan zaman," kenang Bupati.
Bupati mengingatkan pentingnya keseimbangan jasmani dan rohani. "Kita harus sehat, tapi jangan sehat badannya, pikirannya tidak sehat. Kalau sudah sehat badannya, pikirannya harus sehat. Mari kita berkolaborasi membangun masyarakat yang sehat secara utuh," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Simalungun yang baru dilantik, Mahadi Dedi Sitanggang, menyampaikan komitmen dan program ke depannya.
Beberapa program unggulan KORMI Simalungun ke depan antara lain memperkenalkan kembali permainan tradisional ke sekolah melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan, mengembangkan olahraga tradisional menjadi daya tarik wisata, seperti kegiatan layang-layang, mendukung UMKM alat olahraga tradisional, berpartisipasi dalam Festival Olahraga Masyarakat tingkat Provinsi Sumut dalam waktu dekat.(imc/har)
