Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga, Pj Gubsu Merasa Bahagia
INILAHMEDAN - Medan: Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Eko Subowo merasa bahagia melaksanakan salat Idul Adha bersama ribuan warga Kota Medan di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (22/08/2018).
“Alhamdulillah. Apalagi cuaca kali ini cukup menyenangkan," kata Eko Subowo yang hadir bersama Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan Sekdaprov Sumut Sabrina.
Sementara dalam khutbahnya, Khatib salat Idul Adha Zulheddi menyampaikan pesan bahwa dalam istilah semangat pengorbanan (tadhiyah) ada empat ungkapan dimensi di dalamnya yang mencerminkan pemaknaan sama.
Pertama dimensi siar. Dalam merayakan Idul Adha seorang memiliki kemampuan secara ekonomi penting untuk mengorbankan sesuatu untuk dipersembahkan kepada Allah.
Dimensi berikutnya yakni ritual atau ibadah. Hal ini berkaitan dengan penyerahan diri sepenuhnya kepada Sang Khalik dan menerima segala perintah-Nya.
“Dimensi ketiga adalah syukur, di mana hakikat dari berkurban adalah ungkapan rasa syukur atas nikmat dan karunia yang diberikan Allah SWT. Mensyukuri nikmat Allah dengan berbagi nikmat kepada orang lain seperti berkurban,” ungkapnya.
Sementara yang terakhir adalah dimensi sosial. Pada konteks ini ada pengertian kurban dari bahasa Arab “qa-ra-ba” yang berarti dekat. Hakikatnya adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjaga kedekatan dengan manusia. (imc/bsk)
