Deklarasi Anti Terorisme, Wali Kota Kutuk Teror Bom Surabaya
INILAHMEDAN - Medan: Wali Kota Medan Dzulmi Eldin bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta seluruh elemen masyarakat Kota Medan mengucapkan bela sungkawa dan rasa duka yang mendalam bagi para korban bom Surabaya dan juga keluarga yang ditinggalkan.
"Kita juga mengutuk keras perbuatan kekerasan dan terorisme karena hal tersebut tidak berperikemanusiaan dan tidak dibenarkan oleh ajaran agama mana pun," kata Wali Kota pada Deklarasi Anti Kekerasan dan Terorisme di Lapangan Benteng Medan, Senin (14/05/2018).
Deklarasi dilakukan sebagai bentuk sikap atas kasus bom yang terjadi di tiga gereja di Kota Surabaya, Ahad (14/05/2018). Pembacaan deklarasi dilakukan usai apel dalam rangka peringatan HUT Satpol PP ke-68 dan Satlinmas ke-56.
Wali Kota juga mengajak setiap anak bangsa, khususnya di Kota Medan untuk waspada terhadap tindakan yang tidak berdasarkan akal sehat dan berani bersatu melawan terorisme demi tegaknya NKRI dan tidak terpancing provokasi serta isu yang tidak bertanggung jawab.
Usai menggelar deklarasi, Wali Kota menginstruksikan kepada camat, lurah dan kepala lingkungan untuk menghidupkan kembali siskamling di wilayahnya masing-masing. Dia optimis keberadaan siskamling dapat melakukan pengawasan terutama mendeteksi orang-orang asing yang masuk di wilayahnya. (imc/bsk)
