Travel Umrah Bodong Marak, Polri akan Investigasi
INILAHMEDAN - Jakarta: Waka Polri Komjen Syafruddin mengatakan Polri akan melakukan investigasi ke Kementerian Agama terkait maraknya biro travel umrah bodong yang menipu hingga ratusan ribu calon jamaah seperti Abu Tours.
"Harus diinvestigasi sampai ke sana supaya jangan terulang kembali," kata Syafruddin di kantor Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (02/04/2018).
Dia mengungkapkan travel umrah bermasalah ini sangat menghambat dan merugikan para jamaah.
"Polri bergerak dalam porsi penegakan hukum. Misalnya pada kasus First Travel yang sudah sampai pengadilan," kata Syafruddin yang juga Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia ini.
Selain itu, kata dia, proses perizinan juga perlu digali lebih dalam sehingga permasalahan dapat diketahui dalam proses tersebut.
Syafruddin mengaku tidak ingin menilai bagaimana proses perizinan yang diberikan Kementerian Agama terlebih dahulu. Namun dia menegaskan Polri akan memeriksa hal tersebut.
Kasus teranyar belakangan ini adalah kasus Abu Tours di Sulawesi Selatan. Hingga saat ini penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel telah menyita aset Abu Tours yang nilainya miliaran rupiah. (***/imc)
Sumber: republika
