|

Sihar Dorong Kawasan Hamparan Perak Jadi Daerah Khusus Sejarah


INILAHMEDAN - Deliserdang: Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Sihar Sitorus menilai Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, layak menjadi daerah khusus sejarah.

"Memang sepatutnya wilayah ini menjadi kawasan wisata sejarah yang harus dijaga, dilestarikan dan dimajukan pengembangannya," kata Sihar saat berziarah ke makam Guru Patimpus Sembiring di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Senin (26/03/2018).

Sihar mengemukakan hal itu mengingat banyak peninggalan benda sejarah hingga ditemukannya jejak pendiri Kota Medan Guru Patimpus Sembiring di sana. Didampingi tokoh masyarakat di desa itu yakni Saiful Bukhari Tarigan dan Sadam Husin, mantan Exco PSSI itu mengatakan berbagai sumber dan penjelasan soal sejarah Hamparan Perak sebagai bagian sejarah yang penting menunjukkan kekayaan yang dimiliki.

"Berbagai sumber dan literatur memberikan argumen valid dan budaya lisan tentang Hamparan Perak yang diceritakan secara konsisten dan terus dijaga hingga saat ini. Apalagi juga ditemukan guci yang diyakini dari abad ke-14 itu menjadi bukti Hamparan Perak menjadi bagian penting dari sejarah di Sumut," jelasnya.

Menurut Sihar, sesungguhnya sejarah Kota Medan telah mengusung konsep keberagaman dalam diri Guru Patimpus. "Ini menjadi warisan bagi kita dan anak cucu kita ke depannya. Keberagaman ini pesan moral sebagai benang merah Kota Medan," tambah Sihar.

Sihar menilai, banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk menjaga, melestarikan dan mengembangkan bukti peninggalan sejarah ini. Tak hanya berpangku pada Pemko Medan saja. Namun, juga Pemkab Deliserdang hingga Pemprov Sumut juga harus bahu membahu menjaga dan turut melestarikannya.

"Banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk mengenal sejarah Kota Medan ini. Mari sama-sama kita mengenal Sumut dari sejarahnya," tegas Sihar.

Sementara itu, Sekretaris Aliansi Masyarakat Peduli Pengembangan Pariwisata dan Situs Budaya (AMP3SB) Kecamatan Hamparan Perak Rian Sulaiman yang turut mendampingi Sihar, mengatakan, masyarakat menginginkan kepedulian dan keseriusan pemerintah dalam menjaga dan melestarikan berbagai bukti sejarah yang ada di Desa Lama Kecamatan Hamparan Perak ini.

"Harapan kami dari poros peninggalan ini menjadi situs terlestarikan. Ini tak hanya diperlukan peran pemerintah kabupaten/kota saja, tapi juga pemerintah provinsi harus turut peduli. Bukti sejarah inilah yang akan diturunkan kepada anak cucu kita soal sejarah dan sosok Guru Patimpus Sembiring ini sebagai pendiri Kota Medan," jelasnya.

Soal kedatangan Sihar, Rian menilai hal tersebut menunjukkan rasa kepedulian dan keinginan yang kuat untuk turut bertanggung jawab atas bukti sejarah yang ada di Desa Lama Hamparan Perak tersebut.

"Kedatangan Bang Sihar ke Desa Lama dan ziarah ke makam Guru Patimpus ini menunjukkan bahwa beliau figur yang peduli. Harapan kami, kepedulian ini diwujudkan saat memimpin Sumut," harapnya.

Sebelumnya, Sihar diundang Saiful Bukhari Tarigan dan Sadam Husin untuk makan siang bersama. Dalam pertemuan tersebut Sihar diberi penghormatan untuk menaburkan bibit ikan. (imc/bsk)


Komentar

Berita Terkini