INILAHMEDAN - Madina: Dansubdenpom I/2-7 Madina Kapten CPM Zuhaili beserta empat anggotanya menemukan ladang ganja seluas 1,5 hektar di Torsihite, Desa Rao-Rao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ahad (04/03/2018) pagi.
Temuan ladang ganja dengan tanaman ganja lebih kurang 2500 batang tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat, Jumat (02/02/2018), bahwa di kawasan pegunungan itu ada tanaman mirip ganja.
Mendapat laporan tersebut, keesokan harinya, Sabtu (03/02/2018) malam, Kapten CPM Zuhaili beserta 4 orang anggotanya yakni Serka P Lubis, Serka Siswanto, Sertu H Harahap dan Praka D Hasibuan berangkat menuju ke lokasi yang disebutkan. Petugas tiba di Desa Rao-Rao Dolok sekitar pukul 24.00 WIB. Dari sana, petugas menuju ke pegunungan Torsihite dengan berjalan kaki dipandu 6 orang warga Desa Rao-Rao Dolok.
Keesokan harinya, Ahad (04/03/2018) sekitar pukul 07.30 WIB, petugas akhirnya menemukan ladang ganja seluas 1,5 hektar dengan tanaman ganja 1000 batang siap panen dan 1500 batang umur lebih kurang 3 bulan.
Dalam penemuan ladang ganja tersebut tidak ditemukan pemiliknya. Petugas hanya mendapati dua unit alat semprot rumput di sebuah pondok. Hari itu juga petugas melakukan pemusnahan ladang ganja tersebut dengan terlebih dahulu mencabutinya kemudian membakarnya di lokasi.
Pjs Dandenpom I/2 Sibolga Mayor CPM Mugiyana mengatakan setelah menemukan ladang ganja petugas Dansub Denpom I/2-7 Madina mencabut dan membakar tanaman ganja tersebut di lokasi beserta pondok dan alat semprot rumput.
"Petugas hanya membawa 14 batang tanaman ganja ke markas Subdenpom I/2-7 sebagai barang bukti,” kata Mayor CPM Mugiyana. (rel/bsk)
Penrem 023
