Pasca Bom Kaltim, Kapolda Sumut Perintahkan Personel Pengamanan Rumah Ibadah Harus Mobile
INILAHMEDAN - Medan: Teror bom kembali mengguncang. Ini terjadi di Gereja Oikumene Samarinda, Kalimantan Timur. Di Medan, Sumut, Kapoldasu, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, langsung memerintahkan jajarannya mengamankan seluruh rumah ibadah.
"Pengamanan di seluruh rumah ibadah harus dilakukan secara mobile. Kita tidak ingin peristiwa serupa terjadi di Sumut. Ini perintah Kapoldasu," kata Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan, kemarin.
Kapoldasu meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaannya dan melaksanakan tindakan preventif. Kapoldasu juga sudah memerintahkan kepada para Pejabat Utama, Kapolrestabes Medan dan para Kapolres sejajaran Polda Sumut untuk secepatnya mengantisipasi.
"Kapolda memerintahkan pengecekan keberadaan petugas pengamanan secara preventif stasioner, dan harus mobile di tempat-tempat ibadah, baik di tempat ibadah umat Islam maupun non muslim. Patroli harus ditingkatkan di kawasan permukiman warga serta tempat-tempat umum lainnya," demikian Rina. (joko)
