|

Mencuri di Indomaret, Mata Membiru Ditoyori Massa. Abdul Rahman: Saya Butuh Uang Buat Makan Anak Istri...


INILAHMEDAN - Medan: Muhammad Abdul Rahman (31) babak belur. Matanya bengkak dan membiru. Pria satu anak ini baru saja digebuki massa lantaran tertangkap tangan saat membobol Indomaret di Jalan Datuk Kabu, Pasar III, Kecamatan Medan Denai, Selasa (01/11/2016).

Dalam kondisi meringis kesakitan, warga Desa Permanan, Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, ini dijebloskan ke sel tahanan Polsek Medan Area. Hasil curian Abdul Rahman berupa ratusan bungkus rokok dibawa polisi sebagai barang bukti.

Saat diinterogasi polisi, Abdul Rahman mengaku terpaksa mencuri karena butuh uang buat beli beras untuk makan anak dan istrinya.

"Saya tak punya uang, sedangkan di rumah perlu makan. Saya terpaksa mencuri, pak," ujar Abdul Rahman tertunduk.

Niat Abdul Rahman membobol Indomaret muncul mendadak. "Malam itu saya lagi duduk-duduk di warung dan diajak teman jalan-jalan. Pas di Jalan Datuk Kabu, teman saya berhenti di depan Indomaret," cerita Abdul.

Kemudian Abdul dan temannya turun dari sepeda motor dan langsung membongkar pintu Indomaret pakai linggis. Setelah itu, Abdul masuk dari pintu belakang. Keduanya menggasak 100 bungkus rokok, puluhan susu dan mie instan.

Namun apes. Seorang ibu rumah tangga yang pagi itu saat hendak membuang sampah melihat Abdul dan dan temannya keluar dari Indomaret sambil menenteng kantongan plastik. Spontan wanita ini berteriak maling. Warga langsung menangkap Abdul.

Sedangkan temannya langsung kabur sambil membawa hasil curian dengan mengendarai sepeda motor. Abdul pun dihajar massa hingga babak belur. "Baru kali ini aku mencuri, kalau teman saya memang sudah sering," katanya.

Kapolsek Medan Area, Kompol M Arifin melalui Kanit Reskrim AKP Cahyadi, membenarkan pihaknya mengamankan Abdul Rahman.

"Teman pelaku masih dikejar dan pihak Indomaret sudah membuat laporan pengaduan," jelas Cahyadi. (joko)



Komentar

Berita Terkini