|

Pengelola Judi Brahrang "Tantang" Polisi

Lokasi judi Brahrang saat digrebek petugas beberapa waktu lalu.

INILAHMEDAN - Medan: Pengelola judi Jalan Rambe, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Binjai Barat tantang aparat kepolisian. Walaupun sudah dilakukan penggrebekan, namun pengelola membandel dan tetap membuka usaha ilegalnya.

Seperti diketahui, Rabu (15/6/2016) lalu sekira pukul 17.00 WIB, puluhan personel gabungan dari Polres Binjai, Sat Resmob Poldasu Detasemen serta Kodim 0203/Langkat melakukan penggrebekan terhadap warung yang diduga dijadikan lokasi judi di Jalan Rambe, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Binjai Barat.

Namun, penggerebekan ini diduga telah bocor. Pasalnya begitu petugas sampai, lokasi penggerebekan sudah dalam keadaan kosong. Dari lokasi, terlihat beberapa warga Tionghoa sedang asik duduk-duduk di warung.

Sementara itu keberadaan warung itu diduga hanya sebagai bentuk pengawasan terhadap siapa-siapa saja yang akan masuk ke lokasi perjudian.

Beberapa warga yang ditemui InilahMedan mengaku, untuk masuk ke lokasi judi pengunjung harus melewati warung. "Di sebelah warung ada pintu. Ada tiga pintu untuk menjaga agar orang tak dikenal masuk," kata warga yang tak bersedia disebutkan namanya.

Karena tidak mendapatkan permainan judi di lokasi itu, polisi akhirnya pulang dengan tangan kosong.

Pengelola judi Brahrang memang terkenal licik dalam menjalankan operasinya. Untuk menghindari kejaran aparat kepolisian, mereka selalu berpindah-pindah tempat.

"Mereka selalu berpindah tempat. Ada tiga tempat yang selalu dijadikan lokasi permainan judi, sehingga setiap kali aparat kepolisian melakukan penggrebekan, selalu terkecoh. Ini bukti pengelolanya benar-benar menantang petugas," kata sumber InilahMedan. (sus)
Komentar

Berita Terkini