Siswi SMA Disekap 3 Hari, Ditemukan di Kafe Tanah Garapan Datuk Kabu
INILAHMEDAN - Medan: Korban penculikan dan pemerkosaan terjadi lagi. Kali ini korbannya siswi SMA di Delitua, sebut saja namanya Puspa (16) warga Cinta Damai, Desa Patumbak, Kecamatan Patumbak. Dia diculik dan disekap oleh ZL (23) warga Tembung.
Ceritanya, Puspa berkenalan dengan ZL di facebook. Hubungan keduanya makin erat. ZL mengaku sebagai direktur di sebuah perusahaan automotif mobil Volvo. Hari demi hari mereka berdua saling chatingan.
Selanjutnya pada Sabtu (16/4), Zul dan Puspa berjanji bertemu. Merasa sudah sudah cocok dengan ZL, Sabtu siang, pria itu menjemput Puspa di sekolah. ZL membawa Puspa dengan mobilnya.
Keduanya pun mengelilingi kota Medan sambil bercerita dan bercanda. Rupanya ZL punya niat jelek. Saat Puspa meminta diantar pulang, ZL berkata sebentar lagi. Segala macam alasan dibuat ZL supaya Puspa lupa pulang.
Karena sudah larut malam, Puspa dibawa ke sebuah hotel yang tidak diketahuinya. Di kamar hotel, ZL melampias hasratnya kepada Puspa. Orang tua Puspa bernama S Barus merasa curiga karena anaknya tidak pulang-pulang. Lalu N Barus menelepon ponsel milik Puspa pada Minggu (17/4), namun sudah tidak aktif.
Selanjutnya pihak keluarga mencari Puspa ke teman-teman sekolah dan teman bermainnya. Namun Puspa tidak juga diketemukan.
Hingga Senin (18/4) dinihari, pihak keluarga memutuskan untuk membuat laporan hilangnya Puspa ke Polsek Delitua. N Barus didampingi pihak keluarga dengan mengendarai 3 mobil. Senin sore, handphone Puspa aktif. Pihak keluarga pun menelepon, namun tidak juga diangkat Puspa. Pihak keluarga tidak putus asa dan kembali melakukan sms dan akhirnya dibalas Puspa. Puspa memberitahukan keberadaannya yang dia sendiri tidak mengetahuinya. Berkat jaringan BTS, pihak keluarga menemukan sinyal handphone tersebut.
Kemudian pihak keluarga dibantu anggota Brimob yang merupakan keluarganya menangkap ZL di sebuah kafe di tanah garapan di Jalan Datuk Kabu/Pasar 3, Tembung pada Senin (18/47) sore. ZL akhirnya memberitahukan keberadaan Puspa yang pada saat itu disekap di kafe tersebut.
Senin malam, ZL dibawa ke Polsek Delitua untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Selang sekitar dua jam, ZL dibawa anggota Brimob dan pihak keluarga Puspa ke Polresta Medan untuk diperiksa. Na
