|

Rindu Dengan Anak, Beru Tarigan Dianiaya Suaminya


INILAHMEDAN - Medan: Malang nian nasib Sri Beru Tarigan (35) warga Jalan Irigasi, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan. Maksud hati untuk melihat anaknya, wanita bertubuh mungil ini malah dianiaya suaminya S (37). Tak terima dengan kejadian tersebut, Sri membuat laporan ke Polsek Delitua.

Informasi diperoleh, kekerasan dalam rumah tangga yang dialami Sri terjadi, Sabtu (09/04/2016) pukul 10.00 WIB di kediaman S di kompleks perumahan Milala Tengah, Kelurahan Lau Cih, Medan Tuntungan.

Pertengkaran terjadi karena Sri ingin menutupi rasa rindu kepada 2 anaknya. Sementara Sri dan suaminya sudah lama pisah ranjang. Keretakan rumah tangga Sri dan S dipicu masalah sepele. Sang suami yang memiliki tipikal lelaki cemburu kerap mendatangkan situasi tidak nyaman dalam rumah tangga. Bahkan, Sri kerap mendapat siksaan dari suaminya, meski kecemburuanya itu tidak pernah terbukti.

"Dia itu cemburuan. Makanya kami sering gaduh. Karena sifatnya itulah makanya aku sering dipukulinya," kata Sri.

Meski sudah lama berpisah, namun Sri tidak pernah mau meneken surat cerai yang disuguhkan suaminya. Hal itu dilakukan Sri untuk mempertahankan rumah tangganya agar kedua buah hatinya masih bisa merasakan kasih sayang dari seorang ayah dan seorang ibu.

Sebagai seorang ibu yang memiliki naluri dan kasih sayang, jelas saja Sri tidak bisa berpisah lama dari anaknya. Lantas, Sri berencana hendak menemui kedua anaknya yang selama ini tinggal bersama S.

Namun kehadiran Sri membuat S kurang berkenan. Agar dapat berjumpa dengan anaknya, S memberi syarat kepada Sri. Yakni meneken surat cerai yang pernah disodorkannya. Namun Sri tetap bersikukuh bisa berjumpa dengan anaknya tanpa ada syarat tertentu.

Tak ayal lagi, percekcokan antara Sri dan S yang dulunya pernah berjanji sehidup semati ini tidak bisa dihindarkan. S yang terpancing emosi, lantas memukuli Sri hingga babak belur. Akibatnya, Sri mengalami memar pada kedua matanya dan merasakan sakit di sekujur tubuhnya.

"Sebetulnya aku mau bertemu anakku. Aku sudah rindu sama anakku. Tapi aku malah dipukuli suamiku karena tidak mau meneken surat cerai," tutur Sri sambil berlinang air mata.

Kapolsek Delitua, melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan membenarkan adanya laporan korban. Na
Komentar

Berita Terkini