|

Dua Kali Ditindih Cowoknya, Siswi SMP Lapor Polisi


INILAHMEDAN - Medan: Orang tua mana yang tidak berang melihat anak perawannya dicabuli secara paksa di dua lokasi berbeda. Inilah yang dialami Bunga (14), sebut saja begitu, warga Delitua, yang masih duduk di bangku SMP ini.

Bunga yang didampingi ibu dan neneknya mendatangi Polsek Delitua untuk melaporkan pacarnya, Kumbang (15), sebut saja begitu, karena telah menidurinya sebanyak dua kali.

Informasi dihimpun di Polsek Delitua, Senin (14/03/2016) sore, peristiwa kelam yang dialami Bunga terjadi pada Rabu (09/03/2016) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB di Gang Lembah di rumah teman Kumbang. Di sana Bunga ditiduri pacarnya itu sebanyak dua kali. Awalnya Bunga dirayu Kumbang untuk melakukan hubungan intim. Namun Bunga menolak.

Merasa hasratnya ditolak, Kumbang memaksa Bunga untuk membuka pakaiannya. Bunga masih bisa berontak. Namun Kumbang mengancam Bunga. Akhirnya Bunga merelakan keperawanannya direnggut Kumbang.

Selang beberapa hari, tepatnya pada Sabtu (12/03/2016), Kumbang kembali mengajak Bunga jalan-jalan ke kuburan Cina di Jalan Stasiun. Di sana, Kumbang kembali mengajak Bunga untuk berhubungan intim. Bunga kembali menolak. Bunga akhirnya pasrah lantaran diancam Kumbang. Kemudian Kumbang mengantar Bunga pulang ke rumah ibunya di kawasan Namorambe.

Senin (14/03/2016) pagi, Bunga akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibunya, Ika Widia Astuti. Sang ibu bagai disambar petir mendengar pengakuan Bunga. Kemudian mereka membuat pengaduan ke kantor polisi.

"Aku dua kali ditidurinya. Pertama di rumahnya, yang kedua di kuburan Cina Jalan Stasiun," ucap Bunga sedih.

Kapolsek Delitua melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan ketika dikonfirmasi membenarkan laporan korban.

"Udah kita terima laporan korban dan sudah dirujuk untuk visum dan akan kita tindak lanjuti laporannya," ujar Jonathan. Na
Komentar

Berita Terkini