INILAHMEDAN - Taiwan: Kalau Tuhan sudah berkehendak, tak ada hal yang mustahil bagiNya. Contohnya balita ini. Terkubur selama 24 jam di reruntuhan sebuah apartemen yang digoyang gempa berkekuatan 6,4 skala Richter di Taiwan pukul 04.00 waktu setempat, balita ini selamat dari kematian.
Gempa itu telah menewaskan 24 orang dan 484 lainnya luka-luka. Sebanyak 158 orang dilaporkan masih hilang.
Koran the Daily Mail melaporkan, Minggu (07/02.2016), balita itu diselamatkan lewat upaya dramatis. Tim penyelamat berhasil membawa keluar seorang balita dalam keadaan selamat setelah terkubur selama 24 jam di reruntuhan apartemen.
Sejauh ini sudah 200 orang diselamatkan. Sebanyak 22 dari 24 korban tewas ditemukan di lantai atas apartemen yang hampir roboh di Kota Tainan, termasuk bayi berusia sepuluh tahun dan dua anak.
Tim penyelamat hingga kini masih berupaya menyelamatkan para korban yang masih terjebak. mdk
