Tangan dan Dada Siswi SMK Istiqlal Berdarah-darah Dicakari 2 Teman Sekolahnya
INILAHMEDAN - Medan: Gara-gara saling ejek lewat SMS dan BBM, Anisa Puspita Sari (16) warga Jalan Satria, Desa Mekarsari, Kecamatan Delitua, dianiaya dua teman sekelasnya di SMK Istiqlal Jalan Batas, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, Senin (25/01/2016) malam.
Kedua pelaku berinisial D (16) warga Jalan Sejarah dan N (16), warga Jalan Satria, Kecamatan Delitua. Akibat penganiayaan itu, Anisa mengalami luka memar dan berdarah akibat terkena cakaran kedua temannya satu sekolah teersebut.
Tak terima dengan penganiayaan tersebut, Anisa didampingi orangtuanya membuat pengaduan ke Polsek Delitua.
Cerita Anisa di kantor polisi, penganiayaan yang dialaminya berawal ketika dia dan kedua pelaku saling berinteraksi lewat aplikasi grup Blackberry Messengger (BBM), Senin (25/01/2016) malam. Belakangan mereka terlibat saling ejek dan saling maki.
Tidak terima dimaki Anisa, pelaku D dan N sepakat menemui korban di kediamannya. Keduanya ke sana mengendarai sepeda motor.
Setiba di kediaman Anisa, kedua pelaku memanggil. Begitu Anisa keluar, dia langsung dijambak dan dicakari di bagian dada hingga berdarah-darah. Puas menyiksa teman sekelasnya tersebut, keduanya langsung pulang. Malam itu juga, sekitar pukul 21.00 WIB, Anisa membuat pengaduan ke kantor polisi.
"Dia tersinggung aku maki, makanya mereka mencakari aku. Padahal mereka duluan yang maki aku," kata pelajar kelas 2 SMK ini.
Kapolsek Delitua Kompol Daniel Marunduri saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan membenarkan laporan korban. Pihaknya telah menyarankan korban untuk dilakukan visum guna penyelidikan lebih lanjut. Na
