|

Ratusan Kader LMP Karo Geruduk Polres Pertanyakan Kasus Penyerangan Kantor Setahun Mandek

Ratusan kader Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Karo menggeruduk Mapolres Karo, Kamis, (02/07/2026). Massa mempertanyakan kasus penyerangan kantor LMP yang telah dilaporkan hampir setahun lalu belum juga ada kejelasan.(foto: bsk)

INILAHMEDAN - Karo: Ratusan kader Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Karo menggeruduk Mapolres Karo, Kamis, (02/07/2026). Massa mempertanyakan kasus penyerangan kantor LMP yang telah dilaporkan hampir setahun lalu belum juga ada kejelasan.

Peristiwa penyerangan terjadi pada Rabu, 20 Agustus 2025, sekitar pukul 18.00 WIB. Sekelompok orang tak dikenal nekat menyerbu kantor LMP di Jalan Desa Singa, Kelurahan Lau Cimba, Kabanjahe. Mereka menggunakan mobil ambulans sebagai kendaraan operasional untuk melancarkan penyerangan.

Akibat serangan itu, seorang anggota LMP mengalami luka bacok di lengan kanan. Sejumlah fasilitas kantor seperti meja, kursi, dan mobil branding LMP juga rusak. Saksi mata di lokasi menyebutkan sekitar 12 pelaku terlibat dalam aksi kekerasan itu dan melarikan diri menggunakan ambulans.

Aksi massa LMP diterima Kabag Ops Polres Tanah Karo, Kompol Jonista Tarigan. Di hadapan aparat, juru bicara massa mempertanyakan laporan mereka menggantung hampir setahun.

"Kenapa dari sekian banyak pelaku yang terlibat, baru satu orang yang ditangkap? Sementara yang lain masih bebas berkeliaran. Ini terkesan ada pembiaran," ujar perwakilan massa.

Massa juga mempertanyakan mobil ambulans yang digunakan tidak dijadikan barang bukti.

"Kami curiga ada permainan tidak sehat dalam penanganan kasus ini," tegas Juliadi Kaban, Koordinator Aksi.

Musa Pangabean selaku LBH LMP mendesak Polres Karo cepat tanggap menyelesaikan kasus.

Sementara itu, Ketua Markas Cabang LMP Karo, Gembira Ginting, juga mendesak Polres Karo mengusut tuntas dalang di balik penyerangan.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandy Sihaloho berjanji akan mengusut tuntas kasus penyerangan tersebut.

"Kami akan melakukan penangkapan terhadap tersangka lain. Segera kami umumkan DPO baru yang terlibat dalam kelompok penyerangan kemarin," janji Kapolres di hadapan perwakilan massa.(imc/bsk)

Komentar

Berita Terkini