![]() |
| Ardiansyah, warga Sibolga, meregang nyawa diduga diserang sekelompok orang bersenjata tajam.(foto: rizki) |
INILAHNEDAN - Sibolga: Ardiansyah, warga Sibolga, meregang nyawa diduga diserang sekelompok orang bersenjata tajam.
Kematian Ardiansyah diketahui setelah orangtuanya, Hairani, mendatangi kediaman pimpinan DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori, Minggu (31/05/2026).
"Datang kepada kami seorang ibu dari Ardiansyah bahwa mereka sudah membuat pengaduan atas kasus anaknya dianiaya," ujar Jamil.
Jamil menjelaskan, kejadian penganiayaan Ardiansyah pada Sabtu 30 Mei 2026 sekitar pukul 05.30 WIB.
Saat itu, Ardiansyah dikejar tiga orang pelaku dengan membawa senjata tajam berupa celurit.
Ardiansyah dan dua orang temannya menaiki satu sepeda motor. Pengemudi lepas kendali ketika dikejar para pelaku hingga menabrak pohon. Korban terlempar jauh mengenai tembok.
"Dua rekan korban hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RS Meta Medika akibat luka-luka yang diderita," ucap Jamil.
Jamil menyampaikan apresiasinya kepada keluarga korban yang telah mempercayakan pengawasan penanganan kasus tersebut kepadanya.
"Siapa yang mengejar mereka pakai celurit, mengancam nyawa hingga melakukan penganiayaan, mohon kiranya diproses dan segera pelaku ditangkap," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Sibolga serta mendukung aparat penegak hukum dalam mengungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa tersebut.
Jamil mengajak masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kejadian itu untuk memberikan keterangan kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.
“Kami berharap siapa pun yang mengetahui peristiwa tersebut dapat memberikan informasi kepada penyidik. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap, apakah murni kecelakaan lalu lintas atau terdapat unsur tindak kriminal di dalamnya,” katanya.
PS Kasubsi Penmas Polres Sibolga, Aiptu Hadi Hamonangan Sitanggang mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut masih dalam proses penyelidikan.
"Saksi sudah ditanya, katanya ada yang bawa senjata tajam jenis parang. Saksi masih dalam pemeriksaan reskrim," ucapnya Senin (01/06/2026). (imc/rizki)
