INILAHMEDAN - Pematangsiantar: DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Pematangsiantar mengapresiasi kepemimpinan Wali Kota Wesly Silalahi karena Pematangsiantar bisa meraih peringkat 4 Kota Toleran di Indonesia versi Setara Institute. Pencapaian ini naik satu peringkat dari tahun sebelumnya.
Kota Pematangsiantar sejajar dengan kota-kota lain yang menjunjung tinggi keberagaman, seperti Salatiga, Singkawang, Semarang, dan Bekasi yang berada di urutan ke 5.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua DPC GAMKI Kota Pematangsiantar Jon Roi Tua Purba MPA saat beraudiensi dengan Wesly di Command Center, Lantai 2 Balai Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Rabu (20/05/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Jon Roi juga menyampaikan dukungan terhadap program Pemko Pematangsiantar terutama dalam meningkatkan toleransi.
"GAMKI dan beberapa organisasi akan melaksanakan sejumlah program dalam rangka meningkatkan rasa toleransi di Kota Pematangsiantar," sebutnya.
Masih kata Jon Roi, dalam waktu dekat DPD GAMKI Sumut akan menggelar Apel Kebangsaan, dengan tuan rumah Kota Pematangsiantar. Untuk itu, Jon Roi berharap dukungan dari Pemko Pematangsiantar dalam rangka menyukseskan acara yang diikuti 33 DPC GAMKI se Provinsi Sumut.
Jon Roi mengutarakan saat ini GAMKI Kota Pematangsiantar sedang menjalankan program Lapor GAMKI, yakni sebuah program yang dirancang sebagai wadah pendampingan dan pengaduan hukum bagi masyarakat.
Jon Roi juga menyampaikan gagasan agar dibangun Rumah Doa. Hal ini mengingat di Kota Pematangsiantar terdapat sejumlah Sinode Gereja.
"Rumah Doa akan menjadi tempat para pemuda gereja untuk berkreasi dan menumbuh-kembangkan imannya. Ini akan semakin menguatkan Pematangsiantar sebagai kota toleransi dan daerah tujuan wisata iman nantinya," tuturnya
Wesly menyambut baik seluruh masukan yang disampaikan DPC GAMKI Kota Pematangsiantar. Ia mengajak GAMKI untuk terus mendukung program Pemko Pematangsiantar demi mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.(imc/har)
