![]() |
| Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu meninjau bangunan terbengkalai aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng, Sumatera Utara.(foto: Rizki) |
INILAHMEDAN - Tapteng: Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu meninjau bangunan terbengkalai aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng, Sumatera Utara.
Bangunan ini, berada di Komplek Perumahan BKKBN, Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Bangunan dua lantai bercat putih itu, rencananya akan difungsikan sebagai gedung baru Puskesmas Sarudik.
Saat melakukan peninjauan, Masinton didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapteng, Erwin Hotmansah Harahap, Inspektur Kabupaten Tapteng Mulyadi Malau.
Sekdakab Tapteng Erwin membenarkan ada permasalahan dalam proses pembangunan gedung untuk fasilitas kesehatan (faskes) itu.
Permasalahan dimaksud yakni ketidaksesuaian penyusunan RAB (Rencana Anggaran Biaya) dengan gambar bangunan hingga berdampak pada penyelesaian proyek konstruksi.
"Kegiatannya dimulai tahun 2024, dengan anggaran 2,5 miliar rupiah. Namun, ada sedikit masalah dalam penyusunan RAB, mengakibatkan tidak terselesaikan volume bangunan," ungkapnya, usai mendampingi Bupati Tapteng, meninjau kondisi bangunan tersebut.
Erwin mengatakan pemerintah daerah kembali menganggarkan penambahan biaya sebesar Rp600 juta untuk perampungan pembangunan gedung faskes tersebut.
"Pada tahun (2025) ini, kami tetap menganggarkan (penambahan biaya) agar bisa segera dioperasionalkan (bangunan untuk gedung baru Puskesmas Sarudik)," ujarnya. (imc/rizki)
