|

Ketua KONI Sumut Optimistis Atlet Sumut Raih Prestasi di PON 2024

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut John Ismadi Lubis. (foto: dok) 

INILAHMEDAN - Medan: Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut John Ismadi Lubis optimistis atlet Sumut mampu mendulang prestasi pada PON XXI Aceh-Sumut jika ditopang dengan anggaran yang memadai.

"Sukses prestasi sebagai tuan rumah, tentu harus dibarengi anggaran yang memadai. Kita optimistis atlet Sumut mampu mendulang prestasi," kata Jhon Lubis di Medan, Senin (29/01/2024). 

Jhon mengatakan, seharusnya anggaran mengikuti program yang ada. Bukan sebaliknya seperti yang terjadi saat ini.

“Kalau program berdasar anggaran, tentu ada penyesuaian, ada minimalnya. Minimalnya itu harus tercapai,” sambungnya.

Meski demikian, John mengaku optimistis terhadap Pemerintah Provinsi Sumut akan memikirkan masalah yang terjadi saat ini, termasuk menambah anggaran yang ada. Apalagi ini menyangkut nama baik Sumut pada pentas nasional, mengingat PON merupakan puncak pembinaan olahraga di provinsi ini.

“Saya yakin Pj Gubsu Hassanudin sangat memahami perencanaan,” tutur John Lubis.

Jhon berharap pemerintah perlu lebih memperhatikan untuk membantu KONI dengan menyiapkan anggaran sesuai kebutuhan.

“Sehingga kita bisa meraih sukses yang kedua, yakni prestasi. Mudah-mudahan Pj Gubsu merespon positif,” harap John Lubis.

John Lubis tidak membuka angka pastinya berapa anggaran yang dibutuhkan KONI Sumut. Yang pasti, kata dia, PON XXI jadi kesempatan atlet Sumut mengikuti seluruh nomor yang dipertandingkan sebagai tuan rumah.

Saat ini menurutnya ada 1.119 atlet yang disiapkan KONI Sumut. Dia pun menuturkan, Pelatda penuh idealnya sudah dimulai sejak 1 Januari tahun 2024.

“Karena kalau mau prestasi maksimal harus pelatda penuh. Atlet masuk kandang agar bisa kita kontrol (makanan, perjalanan dan semuanya),” terangnya.

Dia berharap, PON XXI jadi kebangkitan olahraga Sumut menuju prestasi. Karena kesempatan jadi tuan rumah butuh perjuangan besar, setelah terakhir ada di tahun 1953.(imc/bsk)


Komentar

Berita Terkini