-->
    |

TMMD Ke-111 Jalankan Binluh Kesehatan Anak Dan Ibu


INILAHMEDAN
- Bangun Purba : TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ternyata tetap mempedulikan kesehatan warga. Melalui kegiatan non fisik, warga diberikan pengetahuan tentang kesehatan, salah satunya adalah stunting.

Seperti diketahui, masalah stunting umumnya banyak terjadi di daerah-daerah pelosok. Istilah ini merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan tumbuh kembang, sehingga kondisinya pendek.

Hal itu dikatakan Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Emmy Khairati Lubis, pada bimbingan dan penyuluhan (Binluh) tentang kesehatan bagi anak dan kaum ibu.  

Kegiatan yang menggandeng Dinas Kesehatan Pemkab Deliserdang itu dilaksanakan di Pantai Bela, Desa Sibanding, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang, Selasa (22/6/2021).

Menurut Emmy, stunting disebabkan oleh faktor genetik, sanitasi yang kurang baik serta kurangnya asupan nutrisi selama hamil.

" Untuk itu kepada ibu-ibu, saya harapkan selalu menjaga asupan nutrisi dengan makanan bergizi selama masa kehamilan dan 1000 hari di masa pertumbuhan," ujarnya.  

Ia mengatakan mencegah stunting pada anak merupakan hal yang sangat penting. Pasalnya, selain menghambat pertumbuhan fisik, stunting juga dapat menghambat pertumbuhan otak anak dan kemampuan belajar anak. 

Selain itu, stunting juga dapat meningkatkan risiko anak mengalami berbagai penyakit kronis setelah dewasa, seperti diabetes, hipertensi dan penyakit jantung.

" Gangguan pertumbuhan stunting atau anak berperawakan pendek dapat dipantau melalui perkembangan tinggi anak. Orang tua dapat memantau pertumbuhan anak dengan membawanya ke dokter anak atau posyandu secara berkala. Periksa pertumbuhan anak setiap bulan jika usianya masih di bawah 1 tahun, dan setiap 3 bulan jika usianya sudah 1-3 tahun," jelasnya.

Selain Kasi Kesehatan Dinkes Pemkab DS Emmy Khairati Lubis, tampil sebagai penyuluh, Kasi PTM Dinkes DS Aisah dan Kepala Puskesmas Kecamatan Bangun Purba Sriwahyuni. 

Kegiatan yang berlangsung dengan penerapan Protokol Kesehatan secara ketat itu juga dihadiri Pasiter Kodim 0204/DS, Kapten Sudirno, Persit Ranting XX, Kades Sibanding, Januar Barus, Ketua BPD Desa Sibanding, para perangkat Desa Sibanding serta kader Posyandu/masyarakat Desa Sibanding sebanyak 35 orang. (Tuah)


Komentar

Berita Terkini