-->
    |

Edward Hutabarat Beberkan Program Kesehatan Gratis Wali Kota Bobby


INILAHMEDAN - Medan: Pemko Medan mencanangkan program pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki KTP Medan.

"Jadi nanti warga Medan tidak harus menunggu menjadi peserta BPJS Kesehatan baru berobat ke rumah sakit. Sepanjang warga memiliki KTP Medan, bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis," kata anggota DPRD Medan Edward Hutabarat saat melaksanakan Reses Masa Sidang III Tahun Sidang Kedua TA 2021 di Jalan Jangka, Kecamatan Medan Barat, Selasa (11/05/2021).

Sebagaimana diketahui, Wali Kota Medan Bobby Nasution mencanangkan program pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang memiliki KTP Medan. Program ini rencananya akan ditampung dalam P-APBD 2021. Program ini berlaku menyeluruh bagi warga Medan, baik kaya atau pun miskin sebagai peserta BPJS Kesehatan kelas III. Program ini mendapat apresiasi lembaga legislatif. Mereka terus mendorong Pemko Medan agar dapat merealisasikannya.

Ketika program ini berjalan, kata Edward, warga Medan tidak lagi harus memikirkan biaya ketika hendak berobat ke rumah sakit, khususnya RSUD Pirngadi Medan.

"Jadi tidak menunggu sakit parah baru berobat. Gak usah mikirkan biaya. Ini program Pemko Medan," kata politisi PDIP ini yang mendapat aplaus seratusan warga yang hadir pada reses tersebut.

Pada reses itu, Edward Hutabarat menyediakan lembar aspirasi masyarakat yang perlu ditulis. Apakah itu tentang jalan rusak, drainase tumpat, pelayanan BPJS, penanganan banjir, lampu penerangan jalan umum (LAGU), PKH, BST dan lainnya.

"Tuliskan apa yang menjadi keluhan. Ini akan kami bawa pada rapat paripurna DPRD Medan agar aspirasi ini segera direalisasikan. Semua keluhan ini akan diteliti satu persatu," kata Edward.

Edward mencontohkan bagaimana rusak parahnya dulu Jalan Jangka ini. Dari hasil reses akhirnya ruas jalan tersebut menjadi mulus sampai saat ini.

Edward juga membuka sesi tanya jawab pada reses tersebut untuk menampung aspirasi masyarakat selain menuliskan keluhan mereka pada lembar aspirasi.

Megawati misalnya. Ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Jangka itu mengharapkan bagaimana dirinya mendapatkan BPJS Kesehatan Gratis.

"Sampai saat ini saya gak mampu menjadi peserta BPJS Kesehatan. Saya ini orang susah, kek mana membayarnya, bisa makan aja udah syukur," kata Megawati.

Hal senada juga dilontarkan Sumarni, warga Jalan Ayahanda. Dia mengeluhkan karena sudah empat bulan tidak mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST). Begitu juga dengan Firza, yang mengaku warga tidak mampu. Saat ini yang sangat dibutuhkannya adalah BPJS Kesehatan gratis.

"Saya sering sakit-sakitan. Sementara saya menjadi tulang punggung keluarga," keluhnya.

Keluhan-keluhan warga itu menjadi catatan penting bagi Edward Hutabarat. Dia berjanji akan menyahuti keluhan warga dengan berkoordinasi dengan instansi yang berwenang menangani persoalan sosial kemasyarakatan tersebut.(imc/bsk)







Komentar

Berita Terkini