-->
    |

Api di Ruko yang Terbakar Masih Mengepul


INILAHMEDAN
- Medan : Hingga Kamis petang (15/04/21) kebakaran yang melanda dua ruko di Jalan Rahmadsyah/Japaris pada Rabu malam tersebut masih terdapat kepulan api (asap) di dalam ruko yang berlantai tiga itu. 

Dari pantauan, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemko Medan masih melakukan pemadaman api sampai menelusuri ke dalam ruko. 

Akibat peristiwa kebakaran yang menghanguskan dua ruko itu memakan korban jiwa seorang warga keturunan bernama Lau Moi Li (80) yang terjebak api. 

" Kejadiannya tadi malam (Rabu 14-04-21) saat itu anak-anak sedang main petasan/mercon. Kemungkinan ada mercon yang masuk ke dalam ruko yang kebetulan isi ruko merupakan gudang spare part/onderdil mobil," kata warga di lokasi Kamis petang (15/04/21). 

Menurut warga, api juga menjalar ke ruko sebelah milik Buyung yang berisi barang-barang industri. Dengan sekejap api membesar hingga membuat panik. 

Naasnya Lau Moi Li, ibu Ahwa tak mampu menyelamatkan diri. Wanita renta ini terjebak di lantai 3 ruko yang terbakar.

" Api yang berkobar itu di ruko milik Ahwa warga keturunan dan merembet ke sebelah. Kebetulan seluruh penghuni berada di dalam membuat panik hingga berhamburan ke luar untuk menyelamatkan diri," jelasnya. 

Sementara Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. 

Data di kepolisian, para penghuni di rumah Ahwa saat peristiwa itu terjadi, Ahwa (48), Sumarni istri Ahwa (36), Evan (15) pelajar, Keni (14) pelajar, Viona (11) pelajar, Antonio (10) dan Lau Moi Li (80).

Sedangkan di ruko Buyung alias Uyung, Buyung dan Ani, istrinya serta Jantini (75) ibu Buyung. 

Sejumlah saksi yang melihat kebakaran sudah dimintai keterangnnya oleh petugas kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut.

Namun, untuk kerugian baik materi diperkirakan ratusan juta rupiah dan memakan satu korban jiwa. Kini kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.  (imc/joy) 



Komentar

Berita Terkini