-->
    |

Wali Kota Binjai Dukung Pembangunan Masjid Darussa'adah


INILAHMEDAN - Binjai: Wali Kota Binjai HM Idaham mendukung proses pembangunan Masjid Darussa'adah di Jalan Sumbawa, Link II, Kel Kebun Lada, Kec Binjai Utara.

Hal itu disampaikan Wali Kota saat menerima kunjungan pengurus panitia pembangunan dan BKM (Badan Kemakmuran Masjid) Darussa'adah di ruangan BCC (Binjai Comand Center) Balai Kota, Selasa (28/07/2020).

"Insya Allah nanti di anggaran tahun 2021 kita akan bantu anggarkan Rp100 juta untuk proses pembangunan Masjid Darussa'adah," kata Wali Kota.

Wali Kota juga tak lupa memberikan apresiasi kepada Haji Tumingin yang sudah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan Masjid Darussa'adah.

"Saya sudah dengar dan sangat bangga dengan apa yang sudah dilakukan Pak Haji Tumingin sebagai pewakif untuk pembangunan Masjid Darussa'adah," ucapnya.

Selama 10 tahun menjabat sebagai Wali Kota Binjai, kata dia, Binjai kini sudah memiliki 200 lebih masjid yang berada di 5 kecamatan.

"Kalau sudah terbangun nanti, harapan saya marilah kita jaga masjid kita ini, kita pelihara dan kita makmurkan. Jangan hanya bangunannya saja yang besar, tapi harus senantiasa diisi dengan kegiatan ibadah dan dakwah lainnya," ujarnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua BKM Masjid Darussa'adah M Nuhman Sekretaris, Syafrin Agustin, Bendahara Wolfianto, Donatur H Hamzah, Kepling II Surya Dharma, Ketua Panitia Pembangunan Amran dan Arsitek Andy Darma.

Ketua BKM Darussa'adah M Nuhman mengaku senang atas sambutan dari Wali Kota Binjai. Dia berharap bantuan yang dijanjikan dapat segera terealisasi.

Ketua Panitia Pembangunan Darussa'adah Amran menjelaskan proses pembangunan Masjid Darussa'adah akan berdiri di lahan seluas 1453 m2 yang sudah diwakafkan oleh Haji Tumingin.

"Masjid ini terdiri dari satu lantai yang dapat menampung lebih kurang 300 jamaah," katanya.

Proses pembangunan Masjid Darussa'adah ditaksir akan menghabiskan dana sebesar Rp2,7 miliar.

"Tadi Pak Wali bilang akan bantu dana Rp100 juta. Dan kami ucapkan terima kasih karena pembangunan agama menjadi prioritas utamanya," ujarnya.(imc/bayu)
Komentar

Berita Terkini