-->
    |

Forsase Siap Berkolaborasi Dengan Pemkab Karo Gairahkan Kunjungan Pariwisata

Forsase yang dipimpin Ketuanya Sudarto Sitepu beraudiensi ke Bupati Karo Terkelin Brahmana, Rabu (11/03/2020) dan menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemkab Karo untuk menggairahkan kunjungan kepariwisataan ke Karo khususnya yang berkaitan dengan seni dan budaya. (foto: nem)

INILAHMEDAN - Karo: Ketua Umum Forsase (Forum Sosial Seniman Ermediate) Sudarto Sitepu siap berkolaborasi dengan Pemkab Karo untuk menggairahkan kunjungan kepariwisataan ke Karo khususnya yang berkaitan dengan seni dan budaya.
    
Hal itu diungkapkan Sudarto Sitepu didampingi para seniman yang tergabung dalam Forsase Handay Tarigan, Yohanna Br Ginting, Anita Br Sembiring, Karianta Br Tarigan, Jovri Tarigan, Dini Br Tarigan, Bram Barus,  Ucok Pinem, Rosa Br Sembiring, Berti Munthe dan Dewan Pengawas Forsase Rosani Br Tarigan saat beraudiensi dengan Bupati Karo Terkelin Brahmana di kantor Bupati Karo, Rabu (11/03/2020).
     
Dalam audiensi sekaligus memperkenalkan pengurus Forsase yang baru terpilih ini, Sudarto Sitepu menyampaikan keinginannya ke bupati untuk memajukan pariwisata Karo mengingat Karo sangat kaya akan seni dan budaya serta terkenal dengan sejumlah objek wisatanya sehingga perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah) Karo.
      
Sudarto Sitepu yang dikenal dengan penyanyi dan pencipta lagu-lagu Karo ini juga menyampaikan keinginan Forsase untuk berbuat yang terbaik, terutama bidang seni, sosial dan budaya sekaligus melestarikan budaya kearifan lokal agar jangan sampai punah.
     
"Kami dari Forsase berkewajiban untuk menjaga, melestarikan dan menumbuh kembangkan seni budaya Karo sekaligus ingin lebih meningkatkan taraf hidup para pelaku seni Karo yang selama ini masih kurang terpublikasi ke seluruh tanah air," ujar Sudarto yang juga politisi Partai Nasdem ini.
Dalam pertemuan tersebut, ujar Sudarto,  Forsase juga meminta arahan dari Bupati Karo bagaimana cara agar dana desa bisa digunakan untuk peningkatan  seni budaya, khususnya dalam perayaan pesta tahunan di sejumlah desa di Karo.
      
"Kita juga sangat berharap agar Bupati Karo membuat surat edaran ke seluruh desa di Karo, agar setiap ada hiburan pesta tahunan (Kerja Tahun) wajib mempergunakan musik tradisional Karo (Gendang Lima Sada Dalanen dan Perkolong-kolong) yang mampu menyanyikan lagu "pemasu-masun"," tegas Sudarto.
       
Menanggapi gagasan dan usulan Forsase, Bupati Karo Terkelin Brahmana sangat mengapresiasi kesediaan Forsase berkolaborasi dengan Pemkab Karo untuk menggairahkan kepariwisaan di Karo.
      
"Gagasan Forsase itu patut kita dukung dan akan segera kita buat surat edaran terkait dengan pelestarian budaya Karo sekaligus  melestarikan alat-alat musik tradisional Karo di setiap acara pesta tahunan, agar music dan budaya kebanggaan Karo jangan sampai punah. Ini harus kita wariskan kepada anak cucu kita," ujar Terkelin Brahmana.
     
Terkait adanya keinginan pemerintah desa mempergunakan dana desa untuk pembiayaan acara budaya pesta tahunan, Bupati Karo berjanji akan menelaahnya sesuai aturan yang berlaku, jangan sampai menimbulkan persoalan hukum nantinya.(imc/nem)

Komentar

Berita Terkini