-->
    |

Tekan Stunting, IWAPI Salurkan 30.000 Telur


INILAHMEDAN - Medan: Untuk menekan dan mengurangi angka gizi buruk ataupun stunting, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sumut membagikan sebanyak 30.000 butir telur bagi keluarga kurang mampu dan pra sejahtera.

Ketua Iwapi Sumut Rosna Nurleily Siregar mengatakan bantuan telur yang akan diserahkan bagi keluarga pra sejahtera ini merupakan program kerja sama IWAPI dengan PT Charoen Pokphand Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Untuk Sumut, kita menerima sebanyak 30 ribu butir telur," ujar Rosna kemarin.

Jumlah telur tersebut ujarnya, nantinya akan didistribusikan bagi keluarga tidak mampu di empat kabupaten/kota. Yakni Medan, Binjai, Deliserdang serta Langkat.
Program ini, sambungnya, untuk mendukung kesehatan gizi dan mengurangi angka stunting. Bantuan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima. Sekaligus juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat untuk berbagi dengan keluarga yang membutuhkan dan kurang mampu.

Sementara Perwakilan PT.Charoen Pokphan Medan, Slamet Riyadi,  menyebutkan program ini merupakan CSR berupa telur hatcher egg (HE) atau telur yang berkualitas.

“Dengan IWAPI ini, sasarannya keluarga kurang mampu, warga kurang gizi atau stunting. Dengan adanya bantuan ini keluarga-keluarga pra sejahtera dapat terbantu dengan perbaikan gizi anak dan pencegahan stunting,” imbuhnya.

Kali ini, sambung Slamet yang juga Manager HRD PT Charoen Pokphan Medan, pihaknya menggandeng IWAPI sebagai pilot dari gerakan makan telur yang didistribusikan.

“Kita menggandeng IWAPI dengan harapan program ini tepat sasaran dan  langsung didistribusikan dengan cepat,” ujarnya.

Dia menambahkan program makan telur ini sebenarnya di Sumut sudah dimulai sejak 2019. Biasanya bantuan CSR ini langsung didistribusikan pihak yang dinilai layak untuk menerimanya. Hingga saat ini, pihaknya sudah menyalurkan sebanyak 2,5 juta butir telur melalui program gerakan makan telur.(imc/led)

Komentar

Berita Terkini