Bupati Sergai Kagumi Pemerintah Zanzibar Terapkan Program Bebas Plastik
INILAHMEDAN - Serdangbedagai: Bupati Serdangbedagai (Sergai) Soekirman sangat mengagumi kebijakan yang diterapkan Pemerintah Zanzibar, Afrika, tentang program gerakan bebas plastik.
“Peraturannya sangat tegas. Siapa yang buang sampah plastik sembarangan akan ditangkap serta dikenai denda tinggi," kata Soekirman dari Zanzibar lewat WhatsUpp (WA) yang diterima Kadis Kominfo Sergai Akmal Koto, Jumat malam (20/09/2019).
Bupati Soekirman berada di Zanzibar, sebuah negara di Benua Afrika, menjadi salah satu pembicara dari Indonesia pada konferensi internasional. Pertemuan itu dihadiri 10 negara yakni Tanzania, Indonesia, Germany, Kenya, Cameroon, Rwanda, Congo, Philippines, Sri Lanka dan Namibia. Konfrensi international yang berlangsung di Zanzibar Beach Resort Hotel itu dibuka 2nd Vice President of Zanzibar, Amb Seif A Iddy.
Dalam laporan perjalannya, saat Qatar Airways yang ditumpanginya akan landing, pramugari mengatakan Pemerintah Zanzibar melarang pembuangan sampah plastik.
“Saat saya berkunjung ke pasar rakyat, sulit menemukan sampah plastik, walau kantong pembungkus sekalipun,” katanya kagum.
Menurut Soekirman, gerakan bebas sampah plastik di Zanzibar awalnya atas tekanan komunitas pegiat lingkungan. Lantas gerakan yang penuh kesadaran ini menjadi gerakan bersama elemen masyarakat dan organisasi keagamaan.
Zanzibar yang penduduknya sekitar 1,5 juta jiwa adalah semi otonomi dan mayoritas (95 persen) beragama Islam. Kawasan Zanzibar merupakan bekas Kesultanan Oman pada abad ke-8. Kini di bawah naungan Republik Tanzania memberi ruang kepada warganya untuk bebas memeluk agama.(imc/yuka)
