|

Galeri Foto Wali Kota Medan dan Wakil Salat Idul Adha di Lapangan Merdeka


Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan Wakil Wali Kota Akhyar Nasution bersama ribuan warga kota ini melaksanakan Salat Idul Adha 1439 H di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (23/08/2018).


Idul Adha dapat dijadikan momentum dan spirit untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama, terutama bagi warga yang hidup dalam kekurangan.


Penjabat Gubernur Sumut Eko Subowo juga ikut Salat Idul Adha bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut dan Kota Medan, pimpinan organisasi pimpinan daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan, camat, lurah, alim ulama, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda.


Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut Zulheddi bertindak sebagai khatib dengan membawakan khutbah dengan judul, “Semangat Tadhiyah Dalam Mewujudkan Kemajuan Kita Medan”. Sedangkan  qori Sumut Muhammad Syafi’i menjadi imam pelaksanaan Salat Idul Adha yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB.


Rombongan Wali Kota beserta Pj Gubsu tiba di Lapangan Merdeka sekitar pukul 07.00 WIB. Lantunan takbir terus berkumandang untuk memuji keagungan Sang Khalik hingga mejelang pelaksaan Salat Idul Adha. Semua duduk dan tertunduk sambil bertakbir dan meresapi makna yang terkandung dalam Hari Raya Idul Adha.


Zulheddi dalam tausiahnya mengupas tentang Idul Adha yang mengajarkan satu semangat kebaikan pada diri seseorang hamba yaitu semangat thadiyah. Thadhiyah berarti pengorbanan atau satu semangat yang bila dimiliki seseorang hamba akan dapat memberikan kebaikan yang lebih luas.


Hakikat thadiyah mengajarkan umat Islam untuk melakukan langkah-lagkah penting yang harus dilalui untuk mewujudkan kemajuan Kota Medan. Seperti melaksanakan syiar atau dakwah yang bertujuan mengajak kepada nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan menjadi langkah awal yang harus dilakukan  sehingga semua komponen masyarakat merasakan hak dan tanggung jawab yang sama dalam memajukan kota.


Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengatakan perayaan Idul Adha semestinya dapat dimaknai sebagai pengorbanan demi mencapai kemaslahatan bersama. Oleh karenanya umat Islam diharapkan Wali kota harus dapat berkorban dengan ikhlas dalam kebaikan. (imc/bsk)
Komentar

Berita Terkini