|

Kehadiran Wakil Rakyat Minim, Paripurna PAPBD 2017 Batal


INILAHMEDAN - Medan: Sidang paripurna DPRD Medan tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Medan Tahun Anggaran 2017 batal digelar, Rabu (11/10/2017). Batalnya sidang lantaran minimnya kehadiran anggota dewan. Bahkan empat pimpinan dewan tidak terlihat pada forum tertinggi di legislatif tersebut.

Agenda sidang paripurna pada hari itu seharusnya mengenai Penyampaian Laporan Panitia Khusus Pendapat Fraksi-Fraksi di DPRD Medan dan Pengambilan Keputusan DPRD Medan serta Persetujuan bersama Antara Pimpinan DPRD Medan dengan Kepala Daerah Kota Medan terhadap Ranperda Kota Medan tentang PAPBD 2017.

Sesuai jadwal Badan Musyawarah (Banmus) DPRD medan, paripurna dimulai pukul 14.00 WIB. Namun hingga pukul 15.00 WIB, kehadiran anggota dewan sangat minim.

Berdasarkan pengamatan wartawan, anggota dewan yang hadir hanya Beston Sinaga, Landen Marbun, Sahat Simbolon, Hendra DS, Bangkit Sitepu, dan Herri Zulkarnain.
Sedangkan pimpinan SKPD Pemko Medan yang hadir seperti Kadis Perindustrian Zulkifli Sitepu, Kadis Pendidikan Hasan Basri, Kadis Sosial Endar Sutan Lubis, Kepala BKD Lahum Lubis, dan Kadis Perkim-PR Sampurno Pohan.

Bosan menunggu kehadiran pimpinan dan anggota dewan lainnya, para pimpinan SKPD akhirnya meninggalkan ruang sidang dengan wajah kecewa. "Gak jadinya ini rapatnya?" kata Hasan Basri.

Kekecewaan juga datang dari Anggota DPRD Medan Hendra DS. Padahal, kata hendra, jadwal paripurna persetujuan PAPBD 2017 sudah melalui rapat banmus. "Ini sudah dibanmuskan, tapi gak tahu kenapa tidak jadi," katanya.

Seharusnya, kata Hendra, sidang paripurna dibuka terlebih dulu lalu diskors dengan alasan tertentu. "Maunya begitu, dibuka dulu lalu diskors. Parahnya keempat pimpinan dewan pun tak ada yang hadir tanpa alasan jelas," ujar politisi Hanura itu.

Seperti diketahui, rendahnya disiplin anggota dan pimpinan DPRD Medan bukan baru terjadi kali ini. Ketika ada pembahasan dan pengambilan keputusan menyangkut hajat hidup masyarakat Kota Medan, para legislator tersebut sering tidak hadir. (bsk)

Komentar

Berita Terkini