![]() |
| Sebuah mobil Suzuki Ertiga tertimpa pohon saat melintas di Jalan Seksama,Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (06/05/2017) setelah hujan deras terjadi di kawasan itu. . |
INILAHMEDAN - Medan: Balai Besar Meteorologi, Klimatalogi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I mengeluarkan warning. Seminggu ke depan, empat daerah di Sumut akan dilanda hujan disertai badai dan angin kencang. Cuaca buruk itu terjadi di Stabat, Binjai, Medan, dan Lubuk Pakam.
"Ini berdasarkan prakiraan cuaca dari BBMKG Wilayah I yang dikeluarkan hari ini, 6 Mei 2017, hingga dua hari ke depan," kata Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah I, Syahnan, di Medan, Sabtu (06/05/2017).
Pihaknya juga mengeluarkan peringatan dini cuaca Sumut pada 6 Mei 2017 pukul 11.40 WIB. Potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir terjadi pada pukul 12.10 WIB di sebagian wilayah Medan dan sekitarnya.
"Kondisi ini akan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB dan akan meluas ke wilayah Langkat, Binjai, Deliserdang, Karo, Simalungun dan sekitarnya," katanya.
Dalam seminggu ke depan, untuk Kota Medan dan Deliserdang, kata Syahnan, masih berpeluang terjadi hujan disertai badai guntur dan angin kencang.
Untuk daerah Deliserdang yang terdeteksi di Stasiun Meteorologi Kualanamu, kecepatan angin dan suhu pukul 13.00 UTC adalah 9 knots dan 30.4°C. Untuk Kota Medan yang diwakili Kantor BBMKG Wilayah I, suhunya 25.4°C, kecepatan anginnya 7 knots. Untuk daerah Tuntungan, suhunya 28.2°C dan kecepatan angin 6 knots. Untuk daerah Belawan suhunya 28.8°C dan kecepatan angin 10 knots.
Syahnan mengimbau masyarakat yang berada di daerah bantaran sungai agar lebih berwaspada ketika hujan deras. Menghindari tempat-tempat yang banyak pohon karena dikhawatirkan pohon-pohon di Kota Medan banyak yang sudah tua dan mudah tumbang ketika terjadi hujan deras yang disertai badai guntur yang diikuti angin yang kuat. (boreg)
