|

Demo Podomoro, Massa Bakar Ban. Bangkit Sitepu: Jangan Dimanfaatkan Kelompok Tertentu Cari Keuntungan


INILAHMEDAN - Medan: Tokoh pemuda yang juga Wakil Ketua Pemuda Pancasila (PP) Sumut, Bangkit Sitepu, mengingatkan kepada pihak-pihak tertentu untuk tidak mengambil keuntungan pribadi maupun kelompok terkait putusan MA tentang pembatalan Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) Podomoro Deli City Medan. Terkait persoalan Podomoro Deli City Medan, kata dia, serahkan saja kepada penegak hukum.

“Kita mendukung masuknya investor ke Kota Medan seperti kehadiran pembangunan gedung Podomoro City yang terbukti menyumbang PAD ke Pemko Medan sekitar Rp73,4 miliar. Tentu saja PAD itu diperuntukkan untuk pembangunan Kota Medan yang nantinya dinikmati masyarakat,” kata Bangkit Sitepu kepada wartawan, Kamis (03/11/2016).

Bangkit Sitepu mengemukakan hal itu menyikapi keberadaan Podomoro City yang didemo sekelompok massa di di depan kantor DPRD Medan dan Pemko Medan. Menurut Bangkit, tindakan para pengunjuk rasa dinilainya berlebihan dan tidak murni lagi menegakkan kebenaran. Bangkit Sitepu khawatir unjuk rasa itu akhirnya dimanfaatkan kelompok-kelompok tertentu yang ingin mencari keuntungan pribadi.

Bangkit juga menyesalkan tindakan para pengunjuk rasa yang membakar ban di gerbang gedung DPRD Medan karena bisa merusak fasilitas negara.

“Ini yang sangat kita sesalkan. Demo boleh-boleh saja, tapi jangan sampai merusak fasilitas pagar DPRD Medan. Kenapa harus bakar-bakar ban. Kan aspirasi bisa disampaikan dengan baik-baik," kata anggota Komisi A DPRD Medan ini.

Seperti diketahui, sekelompok massa berunjuk rasa di depan gedung DPRD dan Pemko Medan. Massa mendesak wakil rakyat bersikap tegas terkait keberadaan Podomoro Deli City Medan yang pembangunannya diduga menyalahi peraturan. (lambok)


Komentar

Berita Terkini