|

Ditanya Bangunan Menyalah, Oknum Kepling Tegal Rejo Aniaya Wartawan


INILAHMEDAN - Medan: Aksi kekerasan kembali terjadi kepada insan pers. Korbannya kali ini Firdaus Chan, wartawan terbitan Medan. Dia dianiaya oknum kepala lingkungan (Kepling) saat akan melakukan konfirmasi terkait bangunan yang menyalahi ijin di wilayahnya.

Kepada wartawan, Selasa (23/08/2016), Firdaus menceritakan penganiayaan yang dialaminya. Kata dia, penganiayaan terjadi seminggu lalu, Selasa (16/08/2016). Kala itu, Firdaus bersama seorang temannya hendak melakukan konfirmasi terkait bangunan yang diduga menyalahi izin. Namun seorang pekerja mengatakan kalau penanggung jawab bangunan itu kabarnya seorang kepling di Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan berinisial Abd.

Mengetahui ada wartawan yang datang ke lokasi bangunan untuk konfirmasi, kepling tersebut merasa tidak senang.

"Saat itu saya mendapat telepon dari kepling dan dia meminta saya menemuinya di depan kantor organisasi kepemudaan.

"Saya menduga hal itu terkait bangunan yang diduga menyalahi ijin," kata Firdaus.

Kemudian Firdaus menemuinya. Entah bagaimana, kepling tersebut ditemani rekannya langsung main pukul. "Wajah saya dipukulnya tiga kali. Bibir saya sampai pecah. Kepling itu juga menghina profesi wartawan," kata Firdaus.

Menurut Firdaus, kepling itu malah menantangnya agar kasus penganiayaan itu dilaporkan saja ke polisi.

“Silakan kau lapor ke polisi, aku gak takut. Sekarang juga kau laporkan ke polisi," kata Firdaus mengulang perkataan kepling itu kepadanya.

Saat ini Firdaus telah menyerahkan hasil visum dan melaporkan penganiayaan dan penghinaan profesi wartawan oleh oknum kepling itu ke Polsek Medan Timur. Hingga berita ini diturunkan proses BAP masih berlanjut. (pendi)
Komentar

Berita Terkini