INILAHMEDAN - Medan: Tim gabungan yang dipimpin Kasatpol PP Kota Medan, M Sofian, akhirnya meringkus Arhan Damanik (22), pelaku yang mnghantam kepala petugas Satpol PP Kota Medan, Kabul Fadila Nasution (35), pakai batu hingga bocor.
Arham Damanik, warga Jalan Perjuangan simpang Jalan Gurilla, diamankan petugas di Jalan Thamrin, simpang Jalan Veteran. Penangkapan berawal saat tim gabungan melakukan penertiban rutin pedagang kakai lima di kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya. Tepat sekitar pukul 07.00 WIB, ketika tim berada di lokasi, Kasatpol PP Sofian melihat pelaku tengah melintas mengendarai sepeda motor Honda Revo BK 4329 ADR.
Sofian ternyata mengenali wajah pelaku. Sebab salah seorang anggotanya sempat merekam wajah pria itu melalui kamera video sebelum melakukan penganiayaan terhadap Kabul di depan Bank Artha Graha Jalan Sutomo simpang Jalan Seram, Kamis (13/05/2016). Tak mau orang yang menciderai anggotanya itu kembali menghilang, Sofian bersama anggotanya langsung mengejar dan mengamankan pelaku.
Preman yang diduga sebagai pembeking pedagang kaki lima itu pun tak berkutik. Kepada Sofian, pelaku mengakui dirinya yang menghantam kepala Kabul dengan batu sampai bocor beberapa waktu lalu.
Sofian selanjutnya menyerahkan pelaku yang sehari-hari mengaku sebagai tukang becak itu ke Wakapolsek Medan Timur yang juga berada di lokasi pada saat Arhan diamankan. Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolresta Medan dengan menggunakan mobil patroli Polsek Medan Timur.
Dijelaskan Sofian, tindakan brutal yang dilakukan pelaku telah dilaporkan Kabul ke Polresta, Kamis (13/05/2016) dengan Surat tanda Terima Laporan Polisi (STTPL) No.STTPL/1223/K/V/2016/Resta Medan yang diterima Ipda S Pasaribu.
“Kita berharap pelaku diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Semoga dengan penanganan hukum yang dilakukan ini akan membuat efek jera, sehingga tidak terjadi lagi tindakan anarkis terhadap petugas kita pada saat melakukan penertiban,” kata Sofian.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku bertindak seorang diri mengendarai sepeda motor Honda Revo. Aksi brutal sang preman dilakukan sekitar pukul 08.30 WIB, persis ketika petugas Satpol PP hendak meninggalkan lokasi usai melakukan penertiban.
“Preman itu sudah menunggu di depan Bank Arta Graha di Jalan Sutomo simpang Jalan Seram. Begitu iring-iringan petugas Satpol PP melintas. Pria itu langsung menghampiri mobil pick-up patroli dan menghantam kepala Kabul dengan batu. Setelah itu dia (preman) tancap gas menuju arah Jalan Sei Kera,” jelas salah seorang petugas Satpol PP. bsk
