Eko Diduga Meninggal Tak Wajar, Pihak Keluarga Lapor Polisi
INILAHMEDAN - Medan: Diduga meninggal tak wajar, pihak keluarga Eko Sudiono (25) warga Jalan Eka Surya, Gang Eka Jaya 4, Kelurahan Gedung Johor, mendatangi Polsek Delitua, Selasa (02/02/2016).
Cerita Edi Syahputra (23), adik kandung Eko Sudiono, saat ditemui di Polsek Delitua menceritakan, ia beserta keluarga mengetahui kalau abangnya, Eko tewas, Selasa (02/02/2016) siang.
Sementara menurut keterangan yang diperoleh dari Surti (24), istri Eko, suaminya ditemukan tewas sekitar pukul 10.00 WIB dengan cara gantung diri.
"Kami pihak keluarga merasa curiga mengapa lama kali kabar itu disampaikan. Sementara rumah kami tidak begitu jauh," kata Edi Syahputra yang mengaku tinggal di Jalan Penampungan, Kecamatan Namorambe, ini.
Begitu mengetahui kalau abangnya telah tiada, dia bersama keluarga langsung menjenguk.
"Ketika saya lihat jenazah abang saya, pada lehernya terdapat luka jeratan. Sementara di depan pintu masuk ke kamar mandi, banyak ditemukan bercak darah. Saya sempat mempertanyakan kepada Surti, kakak ipar saya bagaimana sebenarnya kronologis kematian abang saya itu. Tapi Surti malah melempar saya pakai gelas. Sambil marah, Surti mengatakan kalau abang saya tewas karena gantung diri," kata Edi seraya mengatakan kalau mayat abangnya telah dioutopsi di RSU Sembiring Delitua.
Ketika Edi mempertanyakan ke rumah sakit tersebut, pihak rumah sakit mengatakan tidak ada dilakukan otopsi kepada tubuh korban atas permintaan keluarga.
"Karena curiga, makanya saya datang kemari agar polisi membantu mengungkap apa sebenarnya motif kematian abang saya itu," bebernya.
Sementara tetangga korban mengatakan, Senin malam korban sempat meminta sesuatu kepada istrinya. Namun tidak dituruti istrinya.
Warga lain mengatakan, mereka sering mendengar selama sebulan ini setiap malam pasangan suami istri tersebut sering bertengkar.
Kapolsek Delitua Kompol Daniel Marunduri, melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
"Dari keterangan diperoleh dilapangan, yang pertama kali menemukan korban tewas adalah anak korban sendiri. Lalu memberitahu kepada bibiknya," kata Kanit.
Kata Kanit, dari pihak keluarga korban ada mengajukan keberatan atas kejadian tersebut.
"Saat ini kita masih melakukan penyelidikan di lapangan dan akan menurunkan tim forensik," katanya. Na
