Boru Padang Pucat Pasi Dikejar-Kejar Preman Kampung Pakai Parang
INILAHMEDAN - Medan: Nuriyah Boru Padang (25) pucat pasi. Ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Jamin Ginting, Gang Bendungan, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, ini sebelumnya dikejar-kejar tetangganya, LS (43) dengan menggunakan parang, Selasa (09/02/2016) sore.
Informasi diperoleh, saat itu Nuriyah sedang mengambil daun pisang yang ditanami suaminya di sebidang tanah kosong di lokasi Royal Sumatra. Sedang asik bekerja, tiba-tiba muncul LS sambil berlari mengacungkan parang ke arah perempuan itu sembari mengancam akan membunuh.
Takut mati konyol, Boru Padang memilih melarikan diri. Karena dihantui rasa takut, Boru Padang pun berteriak minta tolong. Meski telah melihat korban ketakutan setengah mati, LS terus melakukan pengejaran.
Boru Padang berhasil menyelamatkan diri dengan cara masuk ke salah satu rumah warga. Dalam kondisi tubuh bergetar, Boru Padang menceritakan kejadian yang dialaminya kepada sejumlah warga yang sudah mulai berkerumun.
Tak lama berselang, LS muncul. Saat itu LS berupaya menerobos masuk ke rumah warga di mana Boru Padang berlindung. Namun usaha LS tidak berhasil karena dihadang warga setempat. LS yang gagal melampiaskan amarahnya akhirnya pulang.
Sementara itu, Boru Padang yang tidak terima dengan kejadian tersebut didampingi suaminya membuat pengaduan ke Polsek Delitua.
"Aku mengambil daun pisang itu karena bekas ditanam suamiku," kata Boru Padang.
Kapolsek Delitua Kompol Daniel Marunduri melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan korban.Na
