|

Pemkab Simalungun Lakukan Pengujian Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah

Pemkab Simalungun melakukan pemantauan dan pengujian kualitas udara di tiga lokasi strategi, Senin (19/10/2026).(foto: har)

INILAHMEDAN - Simalungun: Pemkab Simalungun terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga kualitas lingkungan hidup di daerah.

Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemkab Simalungun melakukan pemantauan dan pengujian kualitas udara di tiga lokasi strategi, Senin (19/10/2026).

Kegiatan ini dilakukan menyusul laporan mengenai sejumlah wilayah yang terdampak pencemaran kabut asap yang menyelimuti beberapa kawasan di Kabupaten Simalungun yang dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

Kepala DLH Kabupaten Simalungun Daniel H Silalahi menyampaikan pengujian ini untuk memperoleh data akurat mengenai kondisi kualitas udara yang akan menjadi dasar penyusunan langkah penanganan yang tepat sasaran dan terukur.

Pengambilan sampel udara dilakukan di tiga lokasi strategis yang mewakili karakteristik wilayah yang berbeda yakni Raya, sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota.

Parapat, kawasan wisata andalan Danau Toba sekaligus Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional. Perdagangan, kawasan dengan aktivitas perdagangan, industri, dan sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.

Daniel menyampaikan pengujian bekerja sama dengan PT Betajulu Laboratorium, lembaga pengujian dan pemantauan kualitas lingkungan hidup yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) serta teregistrasi di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Pengambilan sampel dilakukan selama 24 jam. Sampel yang terkumpul dibawa ke laboratorium untuk dianalisis. Hasil lengkap pengujian diperkirakan diketahui sekitar tiga hari kerja.

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih mengimbau masyarakat tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan.

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan jika udara terlihat berasap atau berdebu, membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan, segera mencari pertolongan medis jika mengalami keluhan pernapasan, .endapatkan informasi hanya dari sumber resmi pemerintah daerah.(imc/har)

Komentar

Berita Terkini