![]() |
| Direktur Keuangan Umum (Dirkum) PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) Ziah Muhammad.(foto: bsk) |
INILAHMEDAN - Medan: Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) terus berbenah. Mengusung konsep pameran kebudayaan Sumut dengan produk-produk lokal yang dikemas dengan apik, ke depan gawean tahunan Pemprov Sumut ini akan menjadi pusat perdagangan mancanegara.
"Target kami ke depan akan menghadirkan paviliun negara-negara tetangga selain paviliun Pulau Penang yang selama ini ikut berpartisipasi meramaikan," kata Direktur Keuangan Umum (Dirkum) PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) Ziah Muhammad saat ditemui di arena PRSU, Jumat (17/07/2026).
Guna menuju ke arah sana, kata Ziah, saat ini PPSU selaku pengelola PRSU tengah mengubah mindset yang dahulunya seperti pasar malam menjadi pasar perdagangan tanpa mengubah tujuan awal sebagai pameran kebudayaan Sumatera Utara.
"Ke depan kita ingin menjadikan PRSU sebagai wadah transaksional perdagangan baik lokal, nasional maupun mancanegara. Di PRSU inilah nantinya sebagai wadah pertemuan pedagang dan pengunjung hingga memicu perputaran perekonomian. Akhirnya ini menjadi muara yang menarik para investor untuk berinvestasi di Sumut baik bidang pariwisata, budaya dan UMKM lokal," tukasnya.
Terkait harga tiket PRSU, ungkapnya, panitia juga memberlakukan harga fleksibel seperti anak sekolah diberikan harga spesial Rp25.000, bahkan anak umur 6 tahun ke bawah gratis.
Panitia juga memberikan promosi tiket untuk kedaerahan, marga dan kalangan khusus seperti ibu rumah tanggal dan lainnya.
"Hal ini bisa dicek di Instagram PRSU ke-50. Informasi artis yang tampil dan promosi tiket dan lainnya ada di sini," tukasnya.
Pada PRSU kali ini, lanjutnya, panitia juga melakukan perlombaan paviliun terbaik kabupaten/kota.
"Ini untuk memotivasi setiap daerah menampilkan produk unggulan UMKM atau daerah wisatanya," katanya.
Pihak penyelenggara akan terus berupa melakukan pembenahan guna menjadi kan event ini masuk dalam kalender nasional.
"Ke depannya kemungkinan besar kita akan menghadirkan paviliun dari Kuala Lumpur, Perak, Selangor dan negara lainnya," katanya.(imc/bsk)
