|

Posting Konten Fitnah, Lapas Kelas I Medan Siap Pidanakan Akun Medsos

Kalapas Kelas I A Medan Fonika Affandi dan jajaran saat menyambut keluarga warga binaan yang datang menjenguk keluarganya dalam rangkaian Idul Fitri 1447 H.(foto: ist)

INILAHMEDAN - Medan: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I A Medan terus berkomitmen melakukan pembersihan Lapas. Upaya ini menindaklanjuti Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto. Namun langkah tegas itu membuat berbagai pihak diduga terganggu sehingga menyebar konten bernarasi fitnah di media sosial (medsos).

Lantaran difitnah secara massif dengan menyebut Lapas Kelas I A Medan melakukan pembiaran praktik peredaran narkoba dan kejahatan scamming (lodes) yang dilakukan sejumlah narapidana, akhirnya pihak Lapas akan mempidanakan aku medsos itu. Apalagi Kalapas Fonika Affandi yang baru menjabat turut terkena imbas. Ia disebut turut menerima aliran uang peredaran narkoba yang dijalankan para warga binaan.

""Aroma fitnah dalam konten yang diposting di medsos itu sangat nyata. Apalagi pemilik akun sangat berani menyebutkan inisial WBP dan kamar yang dihuninya yang disebutkan menjadi lokasi praktik peredaran narkoba," kata Fonika Affandi saat dikonfirmasi, Minggu (22/03/2026).

Fonika sangat menyesalkan berbagai narasi negatif yang dilakukan pihak-pihak tertentu untuk menyudutkan Lapas Kelas IA Medan disaat mereka melakukan pembenahan sesuai program Kementerian Imipas. Pihaknya masih mempertimbangkan untuk meneruskan kasus konten ini ke ranah pidana terkait UU ITE.

"Dalam konten beserta narasi yang disebar, saya dan KPLP Lapas I Medan disebutkan ikut menerima aliran uang haram tersebut. Kami sudah berkoordinasi ke Kemenimipas untuk memastikan langkah-langkah yang akan kami ambil. Dan tidak tertutup kemungkinan akan ditempuh langkah pidana," tegasnya.

Mantan Kalapas I Semarang ini menyampaikan bahwa pihaknya tidak anti kritik dalam hal apapun untuk lapas ke arah yang lebih baik.

"Malah kami meminta keterlibatan seluruh pihak termasuk keluarga warga binaan serta seluruh elemen masyarakat untuk ikut aktif  berperan melakukan pengawasan secara bersama-sana dan terlibat langsung dalam proses pembinaan dan keamanan di lapas," pungkasnya.(imc/rel)

Komentar

Berita Terkini