-->
    |

Tersangkut Kasus Narkoba, Anggota Dewan Labura Tetap Lanjut


INILAHMEDAN
- Medan : Pihak Satres narkoba Polrestabes Medan menyatakan oknum anggota DPRD Labuhan Batu Utara (Labura) yang ditangkap dalam kasus narkoba tetap akan diproses hukum.

" Kasusnya tetap kita proses sesuai hukum berlaku,” kata Wakasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Doly Nainggolan melalui Kanit I AKP Paul Simamora, Selasa (01/12/20). 

Ia mengatakan penangkapan FG, oknum anggota DPRD Labura bersama dua temannya, seorang diantaranya wanita tersebut pada Sabtu (28/11/20) dinihari.

Tersangka FG sudah dijebloskan dalam sel besar berbaur dengan tahanan kasus kejahatan lainnya. " Sudah ditempatkan di sel besar tersangka,” sebutnya.

Disinggung terkait penangkapan anggota dewan itu apakah dalam rangka tugas, AKP Paul Simamora menjelaskan hasil pemeriksaan yang bersangkutan ke Medan hanya untuk jalan–jalan. " Pengakuannya hanya jalan–jalan,” jelasnya.

Dikatakan, yang bersangkutan hanya jalan–jalan ke tempat hiburan malam yang ada di wilayah hukum Polsek Medan Baru bersama teman wanitanya. Di dalam lokasi hiburan malam itu, tersangka bersama temannya memakai narkoba jenis ekstasi.

" Mereka masuk ke tempat hiburan malam Sabtu (28/11/20) dinihari,” ucapnya AKP Paul Simamora.

Tersangka FG (39), warga Perumahan Tanjung Sari, Desa Mangedar, Kecamatan Kuala Hilir, Labuhan Batu dan dua temannya Jl (27), warga Kecamatan Kuala Hulu, Labuhan Batu dan LR (22), wanita, warga Jalan Sempurna Ujung, Medan Denai.

" Ketiganya ditangkap di dalam mobil BK 1124 IY saat parkir di salah satu mini market,” kata Waka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji. 

Dijelaskan, tersangka FG merupakan anggota dewan Labura. Mereka kita tangkap di mobil di Jalan Iskandar Muda.

" Dari hasil penggeledah kita temukan 1/4 butir pil ekstasi,” jelas Irsan didampingi Wakasat Res Narkoba Polrestabes Medan Kompol Doly Nelson Nainggolan.

Menurutnya, sampai saat ini para tersangka tidak mengakui bahwa barang bukti itu bukan milik mereka. " Mereka tidak mengaku itu hak mereka namun barang bukti ditemukan di dalam mobil dan hasil tes urine positif,” jelas Irsan lagi.

Kini ketiga tersangka terancam dijerat pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 subs 127 ayat 1 UU Nomor 35/2009 tentang narkotika. (imc/joy) 


Komentar

Berita Terkini