-->
    |

Bupati Karo: Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Anarkisme di Pilkada Karo



INILAHMEDAN - Kabanjahe: Pemkab Karo, unsur Forkopimda, KPUD, Bawaslu, Tim Pemenangan Paslon Bupati/Wakil Bupati Karo, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat berikrar bersama dengan mendeklarasikan Pilkada damai di Karo, Senin (26/10/2020) di Kantor Bupati Karo.
      
Hadir dalam acara deklarasi damai, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Ketua DPRD Karo Iriani Beru Tarigan, Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli Eko Hardyanto, Wakapolres Kompol Hasian Siagian, Kejari Karo M Sinaga, Sekda Karo Kamperas Terkelin Purba, Ketua KPU Karo Gemar Tarigan, Ketua Bawaslu Eva Juliani Br Pandia, Kakesbang Tetap Ginting, Kabag Protokoler Frans Leo Surbakti.
      
Terkelin menyebutkan, kegiatan ini dilaksanakan merupakan upaya dalam kepedulian tentang keamanan dan  ketertiban masyarakat, untuk meningkatkan rasa toleransi bersama, agar bisa menyatukan perbedaan sehingga tidak mudah terprovokasi dengan isu yang tidak benar.
       
"Kabupaten Karo ikut menyelenggarakan Pilkada pada 9 Desember 2020, dan saat ini dalam tahapan kampanye bagi paslon, di tengah merebaknya pandemi Covid-19 yang berpotensi dapat menggangu di segala sektor, khususnya ketentraman dan ketertiban," tuturnya.
      
Berkaitan dengan itu, tandas Terkelin, untuk menjaga situasi wilayah Karo agar tetap aman dan kondusif, semua pihak harus sepakat menyuarakan deklarasi cinta damai dan menolak aksi anarkisme, sebab tidak ada ruang bagi pelaku anarkisme di bumi turang ini.
    
Komitmen ini, menurut Terkelin, bukan tanggung jawab pemerintah saja tapi seluruh lapisan masyarakat, sehingga dibutuhkan satu persepsi dan bertekad bersama dalam menyikapi dinamika sosial politik.
     
Namun begitu, katanya, pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat dan tim pemenangan paslon Bupati/Wakil Bupati Karo agar terus  bahu-membahu menyukseskan deklarasi cinta damai Pilkada ini.
       
Sedangkan  Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan menambahkan, untuk kondusifitas Karo, harus bersama sama menjaga bumi turang ini dengan ikut berperan dalam menajaga keamanan dan ketertiban serta tetap mematuhi protokol kesehatan.
      
Sementara Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli Eko Hardyanto dan  Wakapolres Karo Kompol Hasian  Siagian, sepakat menolak setiap bentuk anarkisme dikabupaten Karo, serta siap melakukan tindakan tegas yang bertentangan dengan hukum dan mengancam NKRI.
      
Di penghujung acara, Forkopimda,  KPU, Bawaslu, OPD Karo, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ormas dan Ketua Tim Pemenangan Paslon Bupati/Wakil Bupati Karo melakukan penandatangan deklarasi cinta damai dan menolak segala bentuk aksi anarkisme di Karo.(imc/is)


Komentar

Berita Terkini