-->
    |

Komisi IV Peloroti Dinas Pertamanan Soal Biaya Pemakaman dan Sampah


INILAHMEDAN - Medan: Komisi IV DPRD Medan terus memeloroti kinerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan.

Pada kunjungan kerja ke instansi itu, Selasa (21/07/2020), para wakil rakyat mempertanyakan banyak hal tentang kinerja OPD tersebut berkaitan dengan pelayanan masyarakat.

Ketua Komisi IV Paul Mei Anton Simanjuntak misalnya. Politisi PDIP ini mempertanyakan amburadulnya instansi itu terkait penerapan biaya penguburan jenazah umat Kristiani di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen di Perumnas Simalingkar.

"Masyarakat mengeluh karena biaya pemakaman sangat mahal. Ini jelas memberatkan," kata Paul Simanjuntak yang pada kunjungan kerja itu diterima Kepala DKP M Husni.

Paul meminta pihak DKP menyosialisasikan jumlah resmi retribusi pemakaman. Besaran rstribusi ini harus dibuat di lokasi pemakaman. Menurut Paul, ini perlu dibuat DKP untuk mencegah oknum-tertentu dalam mencari keuntungan di tengah musibah yang dialami warga.

"Apa ini memang 'sengaja' dibiarkan," ujar Paul menduga.

Menurut Paul, berdasarkan Perda Kota Medan tarif resmi biaya pemakaman sebesar Rp850 ribu. Namun di lapangan warga dikenakan biaya Rp1 juta sampai Rp3 juta.

Sementara anggota Komisi IV Antonius Devolis Tumanggor meminta DKP membuat daftar biaya resmi pemakaman sesuai perda di setiap lokasi pemakaman yang ada di Kota Medan.

Antonius juga mengharapkan DKP agar lebih fokus pada kebersihan sampah mengingat banyaknya pemotongan anggaran pasca ke luarnya Perwal II tentang refocusing yang mewajibkan semua SKPD menunda berbagai kegiatan yang tidak prioritas.

Sementara Husni pada pertemuan itu hanya menjelaskan soal program-program di instansi yang dipimpinnya banyak mengalami kendala akibat terkendala refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Termasuk juga membeberkan program-program yang sudah terlaksana.

Untuk pekerja harian lepas (PHL) misalnya, kata Husni saat ini ada 2454 orang petugas kebersihan, termasuk supir truk dan pengangkut sampah. Hanya saja, kata dia, jumlah itu tidak seimbang dalam menangani persoalan sampah di Kota Medan.

Turut hadir pada kunjungan kerja itu anggota Komisi IV Hendra DS, Renville Napitupulu, Daniel Pinem, Sukamto, Dedy Asy'ari dan David Roni Ganda Sinaga. (imc/bsk)

Komentar

Berita Terkini