-->
    |

Mendagri: Pemda Serapan Anggaran Baik Diberi Apresiasi

Mendagri Tito Carnavian

INILAHMEDAN - Jakarta: Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus tepat sasaran. Salah satunya dengan mengimplementasikan program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan hal itu usai melakukan kunjungan ke Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (29/10/2019).

"Salah satu tugas Mendagri adalah melakukan pembinaan pembangunan. Artinya ada dana yang cukup besar ditransfer ke daerah harus tepat sasaran. Di antaranya harus menyinkronkan antara visi-misi Bapak Presiden dengan kebutuhan khas masyarakat pembangunan lokal," ujarnya.

Program prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo terkait dengan pembangunan SDM, melanjutkan pembangunan infrastruktur, mempermudah investasi, transformasi SDA ke manufaktur teknologi, serta perbaikan regulasi.

"Jangan sampai sejumlah aturan menghambat investasi terutama untuk lapangan kerja, karena kita dengan bonus demografi yang sangat tinggi. Kalau seandainya mereka tidak mendapatkan lapangan kerja, anak-anak muda kita akan ada konflik, pelanggaran hukum, gangguan kriminalitas, kalau mereka dapat lapangan kerja otomatis semua gangguan tidak terjadi," urainya.

Mendagri berharap program pemerintah pusat sejalan dengan pemerintah daerah. Tak hanya itu, pihaknya juga ingin memastikan setiap dana yang dikucurkan pemerintah diimplementasikan dalam program yang berguna bagi masyarakat.

Menurutnya, salah satu indikator dengan banyaknya belanja modal yang digunakan. Meski belanja modal dimaksud perlu dipastikan apakah menyentuh masyarakat atau tidak.

"Dengan melihat apakah lebih banyak belanja pegawai, barang, atau modal. Kalau belanja pegawai dan barang yang banyak, berarti itu lebih banyak kepentingan pegawainya, yang diterima dan digunakan masyarakat kecil. Sebaliknya, kalau belanja modalnya besar itu yang bagus, tapi kita harus lihat lagi belanja modal itu betul-betul yang menyentuh masyarakat atau sekadar pengadaan," jelasnya.

Untuk itu, ia akan melakukan evaluasi terkait dana yang digunakan pemerintah daerah, termasuk penyerapan anggaran. Ia pun menjanjikan, bagi pemda yang penyerapan anggarannya baik, akan diberikan apresiasi.

"Kita akan melakukan evaluasi akhir tahun ini, kita lihat dari provinsi, kabupaten/kota, kita akan buat iklim yang kompetitif, yang bagus akan kita berikan penghargaan, yang kurang bagus akan disebutkan, kemudian setelah itu juga akan aktifkan APIP, inspektorat, untuk melihat dan menyisir program-program tepat sasaran," tukasnya. (rel/zoy)


Komentar

Berita Terkini