INILAHMEDAN - Serdangbedagai: Salah seorang anggota DPRD Serdangbedagai (Sergai) diduga berurusan dengan aparat kepolisian terkait kasus narkoba. Kabar ini beredar luas di lingkungan tempat tinggalnya di kawasan Tanjung Beringin. Bahkan wakil rakyat ini tidak kelihatan selama seminggu. Warga setempat pernah melihat rumah anggota dewan itu digeledah polisi.
"Kemarin memang ada polisi menggeledah rumahnya. Tapi kita gak tahu pihak kepolisian mana yang menggeledah. Kabar-kabarnya polisi dari Medan," kata salah seorang warga, Ahad (05/08/2018).
Beberapa warga mengaku mendapat informasi anggota dewan itu berurusan dengan polisi, Senin (30/07/2018) lalu. Warga mengira kabar itu bohong. Namun setelah pihak kepolisian melakukan penggeledahan di rumah anggota dewan itu, warga mulai percaya.
“Semula gak percaya. Setelah ada penggeledahan di rumah anggota dewan itu, kita warga mulai percaya," kata warga.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Hanura Sergai Defriati Br Tamba saat dihubungi mengaku belum tahu persis kebenaran anggotanya berurusan dengan polisi.
“Iya, saya dapat informasi dari media. Tapi saya belum tahu persis kronologisnya. Jika hal itu benar maka akan dibahas di tingkat partai dan pastinya ada sanksi untuk itu. Bisa pemberhentian atau pecat,” ujarnya.
Defriati mengatakan sampai saat ini tidak bisa menghubungi anggotanya itu. Dia juga menanyakan kepada istri dan orang tua anggotanya itu. Tapi mereka juga tidak tahu ke mana. Padahal anggota dewan ini kembali mencalonkan diri pada Pileg 2019 dari Partai Hanura.
“Kami saat ini juga sedang mencari tahu keberadaannya. Sebab ada berkas yang kurang terkait pencalegkannya kembali,” kata Defriati.
Sebagaimana diketahui, anggota dewan itu merupakan anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Partai Hanura. Dia duduk menggantikan rekan separtainya dua tahun lalu setelah mengundurkan diri karena mencalonkan sebagai Bupati Sergai. (imc/nirwani)
